Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar JihadDiantara perkataan kaum munafikin tentang jihad kaum muslimin yang diungkapkan oleh Ibnu Taimiyah -rahimahullah- dalam fatawanya:1. Tidak tersisa negara Islam, sebaiknya kita masuk saja dalam negara mereka.2. Tanah Syam sudah tidak tersisa, kita pindah (hijrah) saja, entah ke Hijaz, Yaman atau Mesir.3. Yang menjadi maslahat adalah … Lanjutkan membaca Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad
ngaku cinta kepada Allah kalau istighatsah dan minta syafaat kepada Rasulullah atau para wali yang udah wafat, cintanya ga berguna, ga beda sama musyrikin jahiliyah, meskipun yakin hanya Allah pemberi kebaikan dan penghalau keburukan seperti yakinnya musyrikin jahiliyah.{ وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ (165) إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (166) وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُم بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ (167) } [ سورة البقرة : 165 إلى 167 ]
ngaku cinta kepada Allah kalau istighatsah dan minta syafaat kepada Rasulullah atau para wali yang udah wafat, cintanya ga berguna, ga beda sama musyrikin jahiliyah, meskipun yakin hanya Allah pemberi kebaikan dan penghalau keburukan seperti yakinnya musyrikin jahiliyah.{ وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ … Lanjutkan membaca ngaku cinta kepada Allah kalau istighatsah dan minta syafaat kepada Rasulullah atau para wali yang udah wafat, cintanya ga berguna, ga beda sama musyrikin jahiliyah, meskipun yakin hanya Allah pemberi kebaikan dan penghalau keburukan seperti yakinnya musyrikin jahiliyah.{ وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ (165) إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (166) وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُم بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ (167) } [ سورة البقرة : 165 إلى 167 ]
Di Antara Tanda-Tanda Ahlul Bid’ah adalah Memusuhi Ahlul AtsarImam Abu Hatim ar-Razi berkata,علامات أهل البدع الوقيعة في أهل الأثر“Tanda-tanda Ahlul Bid’ah adalah MENCELA Ahlul Atsar.”Imam Abu ‘Utsman ash-Shabuni berkata,وعلامات البدع على أهلها بادية ظاهرة، وأظهر آياتهم وعلاماتهم شدة معاداتهم لحملة أخبار الني صلى الله عليه وسلم“Tanda-tanda bid’ah yang ada pada Ahlul Bid’ah adalah sangat jelas; dan tanda-tanda yang paling jelas adalah PERMUSUHAN mereka terhadap pembawa khabar Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.”
Di Antara Tanda-Tanda Ahlul Bid'ah adalah Memusuhi Ahlul AtsarImam Abu Hatim ar-Razi berkata,علامات أهل البدع الوقيعة في أهل الأثر“Tanda-tanda Ahlul Bid'ah adalah MENCELA Ahlul Atsar.”Imam Abu ‘Utsman ash-Shabuni berkata,وعلامات البدع على أهلها بادية ظاهرة، وأظهر آياتهم وعلاماتهم شدة معاداتهم لحملة أخبار الني صلى الله عليه وسلم“Tanda-tanda bid’ah yang ada pada Ahlul Bid’ah adalah sangat jelas; … Lanjutkan membaca Di Antara Tanda-Tanda Ahlul Bid’ah adalah Memusuhi Ahlul AtsarImam Abu Hatim ar-Razi berkata,علامات أهل البدع الوقيعة في أهل الأثر“Tanda-tanda Ahlul Bid’ah adalah MENCELA Ahlul Atsar.”Imam Abu ‘Utsman ash-Shabuni berkata,وعلامات البدع على أهلها بادية ظاهرة، وأظهر آياتهم وعلاماتهم شدة معاداتهم لحملة أخبار الني صلى الله عليه وسلم“Tanda-tanda bid’ah yang ada pada Ahlul Bid’ah adalah sangat jelas; dan tanda-tanda yang paling jelas adalah PERMUSUHAN mereka terhadap pembawa khabar Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.”
Orang yang Berpegang pada Undang-Undang Buatan, Maka Dia Kafir Murtad Kekal di Dalam Neraka
Orang yang Berpegang pada Undang-Undang Buatan, Maka Dia Kafir Murtad Kekal di Dalam NerakaImam as-Sakhawi asy-Syafi‘i rahimahullah berkata tentang Timur Lenk,يعتمد قواعد جنكز خان ويجعلها أصلا، ولذلك أفتى جمع جم بكفره، مع أن شعائر الإسلام في بلاده ظاهرة“Ia bersandar pada undang-undang Jengis Khan dan menjadikannya sebagai prinsip pokok. Oleh karena itu, maka segenap ulama berfatwa … Lanjutkan membaca Orang yang Berpegang pada Undang-Undang Buatan, Maka Dia Kafir Murtad Kekal di Dalam Neraka
Seburuk apa pun amalan Anda, Anda tetap akan masuk surga apabila memenuhi kriterianya. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menerangkan dalam haditsnya: من قال لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عيسى عبده ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مريم، وروح منه، والجنة حق، النار حق، أدخله الله على ما كان من العمل1- Barangsiapa mengucapkan Laa ilaaha Illallah, tidak ada yg berhak diibadahi selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya 2- bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya. 3- bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusan-Nya dan kalimat-Nya yang dia tiupkan kepada Maryam, dan ruh yang Allah ciptakan. 4- bahwa surga itu benar5- neraka itu benar. Allah masukkan dia ke dalam surga seburuk apa pun amalannya. -selesai. Seburuk apapun amalan seseorang selagi memenuhi kriteria diatas dia tetap akan masuk surga sekalipun sebelum itu dia harus singgah di neraka karena dosa-dosanya
Seburuk apa pun amalan Anda, Anda tetap akan masuk surga apabila memenuhi kriterianya. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menerangkan dalam haditsnya: من قال لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عيسى عبده ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مريم، وروح منه، والجنة حق، النار حق، أدخله الله على ما كان من العمل1- … Lanjutkan membaca Seburuk apa pun amalan Anda, Anda tetap akan masuk surga apabila memenuhi kriterianya. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menerangkan dalam haditsnya: من قال لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عيسى عبده ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مريم، وروح منه، والجنة حق، النار حق، أدخله الله على ما كان من العمل1- Barangsiapa mengucapkan Laa ilaaha Illallah, tidak ada yg berhak diibadahi selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya 2- bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya. 3- bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusan-Nya dan kalimat-Nya yang dia tiupkan kepada Maryam, dan ruh yang Allah ciptakan. 4- bahwa surga itu benar5- neraka itu benar. Allah masukkan dia ke dalam surga seburuk apa pun amalannya. -selesai. Seburuk apapun amalan seseorang selagi memenuhi kriteria diatas dia tetap akan masuk surga sekalipun sebelum itu dia harus singgah di neraka karena dosa-dosanya
Halah gayamu….Ketika itu engkau mengutip ucapan Asy-Syaikh Aba Buthain kemudian engkau tulis dihadapan mad’u²mu “Sungguh sangat aneh pemilik ucapan ini” dan ketika engkau ditanya “Ini Kalam siapa ustadz ?” Engkau mengatakan “Aba Buthain” padahal para ulama semisal Asy-Syaikh Bin Baz dll ketika menyebut nama beliau kerap kali dimulai dengan “Al-‘Allamah… Asy-Syaikh”. Sudah kau katakan Kalam beliau sangat aneh dan kau tulis nama beliau seperti nama orang lain tanpa ada kalimat ihtirom yang sesuai dengan kedudukan beliau. Tidak sepakat tidak masalah dengan Kalam beliau, namun apakah layak Kalam beliau di katakan aneh. Kau saksikan banyak orang mencela Fatwa Lajnah atas dua buku Asy-Syaikh Ali Hasan Al-Halaby dan mereka ramai-ramai melontarkan kalimat merendahkan Lajnah dan dirimu pun sok menantang para ulama kibar di Lajnah “Mengapa hanya Syaikh Ali yang ditahdzir ?”, Kalimat pelecehan terhadap ulama Lajnah pun terlontar baik ikhwan newbie sampai level ustadz dan kau pun bungkam, kenapa ? Karena kau sepakat Kita hanya menyatakan apakah ente setuju dengan fatwa Asy-Syaikh Sulaiman ruhaili yang mensifati pemuda pembunuh pencela Nabi sebagai teroris dan disejajarkan tindakannya dengan teroris kafir ausi yang membunuhi kaum muslimin di dalam masjid di New Zealand, langsung lah kau dan teman-teman mu mengungkit “ini gak adab” sementara sikapmu dan temen-temen mu sangat biadab terhadap Al-‘allamah Aba Buthain dan Lajnah….ajib
Halah gayamu....Ketika itu engkau mengutip ucapan Asy-Syaikh Aba Buthain kemudian engkau tulis dihadapan mad'u²mu "Sungguh sangat aneh pemilik ucapan ini" dan ketika engkau ditanya "Ini Kalam siapa ustadz ?" Engkau mengatakan "Aba Buthain" padahal para ulama semisal Asy-Syaikh Bin Baz dll ketika menyebut nama beliau kerap kali dimulai dengan "Al-'Allamah... Asy-Syaikh". Sudah kau katakan Kalam … Lanjutkan membaca Halah gayamu….Ketika itu engkau mengutip ucapan Asy-Syaikh Aba Buthain kemudian engkau tulis dihadapan mad’u²mu “Sungguh sangat aneh pemilik ucapan ini” dan ketika engkau ditanya “Ini Kalam siapa ustadz ?” Engkau mengatakan “Aba Buthain” padahal para ulama semisal Asy-Syaikh Bin Baz dll ketika menyebut nama beliau kerap kali dimulai dengan “Al-‘Allamah… Asy-Syaikh”. Sudah kau katakan Kalam beliau sangat aneh dan kau tulis nama beliau seperti nama orang lain tanpa ada kalimat ihtirom yang sesuai dengan kedudukan beliau. Tidak sepakat tidak masalah dengan Kalam beliau, namun apakah layak Kalam beliau di katakan aneh. Kau saksikan banyak orang mencela Fatwa Lajnah atas dua buku Asy-Syaikh Ali Hasan Al-Halaby dan mereka ramai-ramai melontarkan kalimat merendahkan Lajnah dan dirimu pun sok menantang para ulama kibar di Lajnah “Mengapa hanya Syaikh Ali yang ditahdzir ?”, Kalimat pelecehan terhadap ulama Lajnah pun terlontar baik ikhwan newbie sampai level ustadz dan kau pun bungkam, kenapa ? Karena kau sepakat Kita hanya menyatakan apakah ente setuju dengan fatwa Asy-Syaikh Sulaiman ruhaili yang mensifati pemuda pembunuh pencela Nabi sebagai teroris dan disejajarkan tindakannya dengan teroris kafir ausi yang membunuhi kaum muslimin di dalam masjid di New Zealand, langsung lah kau dan teman-teman mu mengungkit “ini gak adab” sementara sikapmu dan temen-temen mu sangat biadab terhadap Al-‘allamah Aba Buthain dan Lajnah….ajib
Ustadz yang kau panggil “Pak” itu punya murid dan pengikut, jadi bukan ustadzmu saja yang punya murid. Jangankan murid ustadz tersebut yang kau panggil “Pak” akan tersinggung, orang lain pun akan menganggap ada minus adab karena itulah urf di negeri ini bahwa pengajar biasa dipanggil “ustadz” oleh muridnya bahkan seterunya kepada setiap pengajar agama terlebih yang telah dikenal kiprah dakwahnya.Masyaikh salafiyyin pun ketika menyanggah tokoh yang menyimpang juga tetap menyebut tokoh tersebut dengan “syaikh”, kalimat panggilan yang biasa disematkan kepada pengajar atau ahli ilmu di negeri Arab saat ini. Oia, jika memang katamu bahwa sematan “pak” adalah sopan, bagaimana kalau mulai saat ini kita semua memanggil ustadzmu dengan “pak” saja sebagaimana anggapanmu. Pak Abdul Hakim Abdat, Pak Yazid Jawaz. Gimana, tersinggung ? Kalau ndak tersinggung kita akan teruskan nih panggilan “Pak” kepada dua junjunganmu itu “Pak Yazid, Pak Hakim”. Kalau kamu tersinggung, berarti benar apa yang pernyataan Abu Qilabah : اعمل ما شئت كما تدين تدانYa sudah sana lakukan apa maumu, namun sebagaimana engkau memperlakukan orang lain, engkaupun akan diperlakukan demikianSebenarnya ini adalah penyakit klasik, “orang lama” akan paham bahwa ketika itu kalangan ghulat sekte Madakhilah biasa memperlakukan semua ustadz yang diluar afiliasinya dengan sematan “Pak” sealim apapun ustadz tersebut, setangguh apapun dakwah ustadz tersebut. Karena sematan ustadz hanya hak para dai afiliasinya walau baca kitab gundul berantakan sekalipun. Jadi kroco pendaku salapi yang baru belasan tahun kenal dunia tahdzir-tahdziran memang lagi puber dalam hal ini
Ustadz yang kau panggil "Pak" itu punya murid dan pengikut, jadi bukan ustadzmu saja yang punya murid. Jangankan murid ustadz tersebut yang kau panggil "Pak" akan tersinggung, orang lain pun akan menganggap ada minus adab karena itulah urf di negeri ini bahwa pengajar biasa dipanggil "ustadz" oleh muridnya bahkan seterunya kepada setiap pengajar agama terlebih … Lanjutkan membaca Ustadz yang kau panggil “Pak” itu punya murid dan pengikut, jadi bukan ustadzmu saja yang punya murid. Jangankan murid ustadz tersebut yang kau panggil “Pak” akan tersinggung, orang lain pun akan menganggap ada minus adab karena itulah urf di negeri ini bahwa pengajar biasa dipanggil “ustadz” oleh muridnya bahkan seterunya kepada setiap pengajar agama terlebih yang telah dikenal kiprah dakwahnya.Masyaikh salafiyyin pun ketika menyanggah tokoh yang menyimpang juga tetap menyebut tokoh tersebut dengan “syaikh”, kalimat panggilan yang biasa disematkan kepada pengajar atau ahli ilmu di negeri Arab saat ini. Oia, jika memang katamu bahwa sematan “pak” adalah sopan, bagaimana kalau mulai saat ini kita semua memanggil ustadzmu dengan “pak” saja sebagaimana anggapanmu. Pak Abdul Hakim Abdat, Pak Yazid Jawaz. Gimana, tersinggung ? Kalau ndak tersinggung kita akan teruskan nih panggilan “Pak” kepada dua junjunganmu itu “Pak Yazid, Pak Hakim”. Kalau kamu tersinggung, berarti benar apa yang pernyataan Abu Qilabah : اعمل ما شئت كما تدين تدانYa sudah sana lakukan apa maumu, namun sebagaimana engkau memperlakukan orang lain, engkaupun akan diperlakukan demikianSebenarnya ini adalah penyakit klasik, “orang lama” akan paham bahwa ketika itu kalangan ghulat sekte Madakhilah biasa memperlakukan semua ustadz yang diluar afiliasinya dengan sematan “Pak” sealim apapun ustadz tersebut, setangguh apapun dakwah ustadz tersebut. Karena sematan ustadz hanya hak para dai afiliasinya walau baca kitab gundul berantakan sekalipun. Jadi kroco pendaku salapi yang baru belasan tahun kenal dunia tahdzir-tahdziran memang lagi puber dalam hal ini
بسم الله الرحمن الرحيممصدر لقطة الشاشة: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0dCiNqCkcKuNgk3eyFWp8drC12A8tiXh7mQdAuXiDg3yS8VT8i4eWxZh1Trt3aioTl&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz
بسم الله الرحمن الرحيممصدر لقطة الشاشة: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0dCiNqCkcKuNgk3eyFWp8drC12A8tiXh7mQdAuXiDg3yS8VT8i4eWxZh1Trt3aioTl&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz
بسم الله الرحمن الرحيم نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة من الأمم المتحدة والمرجئة والخوارج والقومية والديمقراطية والعلمانية والليبرالية والوحدة الدينية واليهودية والنصرانية والشنتوية والبوذية والأشعرية والماتريدية والصوفية والشيعة روافضة والمفوضة والبراهمية والشيوعية اشتراكية والرأسمالية وكل شر
"أقوى ٤ عصابات في فلسطين: ١. الأخضر، كتائب عز الدين القسام/حركة المقاومةالإسلامية ، إسلام طربية ٢. الأصفر، كتائب شهداء الأقصى/فتح، القومي الديني ٣. الأحمر، كتائب أبو علي مصطفى/الجبهة الشعبية لتحرير فلسطين، شيوعي/اشتراكي ٤. أسود وذهبي، كتائب سرايا القدس/ الجهاد الإسلام، تربية"نقلا عن: Muhammad Priokترجمة: أبو مريم الجاوي التاريخ: ٢١ نوفمبر ٢٠٢٤مصدر: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02hGc8nWSYLKW3Debv3YYfWVQP2szGG6aB2sALutgWkZBPYah9S3n9HdT1hKqtC3xil&id=100014267761757&mibextid=Nif5oz=======بسم الله الرحمن الرحيم … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة من الأمم المتحدة والمرجئة والخوارج والقومية والديمقراطية والعلمانية والليبرالية والوحدة الدينية واليهودية والنصرانية والشنتوية والبوذية والأشعرية والماتريدية والصوفية والشيعة روافضة والمفوضة والبراهمية والشيوعية اشتراكية والرأسمالية وكل شر
بسم الله الرحمن الرحيم نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة من الأمم المتحدة والمرجئة والخوارج والقومية والديمقراطية والعلمانية والليبرالية والوحدة الدينية واليهودية والنصرانية والشنتوية والبوذية والأشعرية والماتريدية والصوفية والشيعة روافضة والمفوضة والبراهمية والشيوعية اشتراكية والرأسمالية وكل شر
"4 ikat kepala terkuat di Palestina:1. Hijau, Brigade Izzuddin al-Qassam/Hamas, Islam Tarbiyah2. Kuning, Brigade Syuhada Al-Aqsha/Fatah, Nasionalis Religius3. Merah, Brigade Abu Ali Musthafa/PFLP, Komunis/Sosialis4. Hitam emas, Brigade Saraya Al-Quds/Jihad Islam, Tarbiyah"Dinukil dari : Muhammad PriokTanggal : 21 November 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02hGc8nWSYLKW3Debv3YYfWVQP2szGG6aB2sALutgWkZBPYah9S3n9HdT1hKqtC3xil&id=100014267761757&mibextid=Nif5oz======بسم الله الرحمن الرحيم نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة من الأمم … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة من الأمم المتحدة والمرجئة والخوارج والقومية والديمقراطية والعلمانية والليبرالية والوحدة الدينية واليهودية والنصرانية والشنتوية والبوذية والأشعرية والماتريدية والصوفية والشيعة روافضة والمفوضة والبراهمية والشيوعية اشتراكية والرأسمالية وكل شر