Halah gayamu….Ketika itu engkau mengutip ucapan Asy-Syaikh Aba Buthain kemudian engkau tulis dihadapan mad’u²mu “Sungguh sangat aneh pemilik ucapan ini” dan ketika engkau ditanya “Ini Kalam siapa ustadz ?” Engkau mengatakan “Aba Buthain” padahal para ulama semisal Asy-Syaikh Bin Baz dll ketika menyebut nama beliau kerap kali dimulai dengan “Al-‘Allamah… Asy-Syaikh”. Sudah kau katakan Kalam beliau sangat aneh dan kau tulis nama beliau seperti nama orang lain tanpa ada kalimat ihtirom yang sesuai dengan kedudukan beliau. Tidak sepakat tidak masalah dengan Kalam beliau, namun apakah layak Kalam beliau di katakan aneh.

Kau saksikan banyak orang mencela Fatwa Lajnah atas dua buku Asy-Syaikh Ali Hasan Al-Halaby dan mereka ramai-ramai melontarkan kalimat merendahkan Lajnah dan dirimu pun sok menantang para ulama kibar di Lajnah “Mengapa hanya Syaikh Ali yang ditahdzir ?”, Kalimat pelecehan terhadap ulama Lajnah pun terlontar baik ikhwan newbie sampai level ustadz dan kau pun bungkam, kenapa ? Karena kau sepakat

Kita hanya menyatakan apakah ente setuju dengan fatwa Asy-Syaikh Sulaiman ruhaili yang mensifati pemuda pembunuh pencela Nabi sebagai teroris dan disejajarkan tindakannya dengan teroris kafir ausi yang membunuhi kaum muslimin di dalam masjid di New Zealand, langsung lah kau dan teman-teman mu mengungkit “ini gak adab” sementara sikapmu dan temen-temen mu sangat biadab terhadap Al-‘allamah Aba Buthain dan Lajnah….ajib

Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin
Tanggal : 24 Oktober 2020
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0QoM6JEK99wPjzLrsKXHcgvsoVXFpU3hMy8CLXFJtm3TnPif8TubvFQaBZGnKycjbl&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz