Yahya Waloni وفقه الله - mantan pendeta ======MasyaAllah... bener pak. Cukup sekali saya kafir!Oleh : Ustadz Jafar Shalih وفقه اللهTanggal : 2 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2065823490449634&id=100010660082711&mibextid=UyTHkb======Pentingnya mempelajari tauhid dengan baik dan benarDinukil dari halaman facebook bernama : Ngaji TauhidTanggal :Sumber : 1 Januari 2024https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=749066207247340&id=100064319037052&mibextid=UyTHkb======CUKUP SEKALI SAYA KAFIRUstadz mantan pendeta ini jauh lebih berakal sehat daripada … Lanjutkan membaca Yahya Waloni وفقه الله – mantan pendeta ======MasyaAllah… bener pak. Cukup sekali saya kafir!Oleh : Ustadz Jafar Shalih وفقه اللهTanggal : 2 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2065823490449634&id=100010660082711&mibextid=UyTHkb======Pentingnya mempelajari tauhid dengan baik dan benarDinukil dari halaman facebook bernama : Ngaji TauhidTanggal :Sumber : 1 Januari 2024https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=749066207247340&id=100064319037052&mibextid=UyTHkb======CUKUP SEKALI SAYA KAFIRUstadz mantan pendeta ini jauh lebih berakal sehat daripada ustadz-ustadz murji’ah yang mengaku berislam asli dari sejak lahir.⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/8531.
اَللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ، فَلَا تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ“Ya Allah, rahmat-Mu sangat ku harapkan. Jangan Engkau biarkan diriku mengurusi urusanku sendirian walaupun hanya sekejap mata. Perbaikilah seluruh urusanku. Sungguh! Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain-Mu.”(Hadits Riwayah Abu Dawud no. 5090.)
اَللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ، فَلَا تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ“Ya Allah, rahmat-Mu sangat ku harapkan. Jangan Engkau biarkan diriku mengurusi urusanku sendirian walaupun hanya sekejap mata. Perbaikilah seluruh urusanku. Sungguh! Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain-Mu.”(Hadits Riwayah Abu Dawud no. 5090.)
والذي ليس عنده صبر ليس له دين ابدا • الشيخ صالح بن فوزان بن عبدالله الفوزان وفقه اللهSiapa yang tidak memiliki kesabaran maka dia tidak mempunyai دِين (agama) sama sekali • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan وفقه اللهThose who does not have patience has no deen at all • Ash-Shaykh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan وفقه الله
والذي ليس عنده صبر ليس له دين ابدا • الشيخ صالح بن فوزان بن عبدالله الفوزان وفقه اللهSiapa yang tidak memiliki kesabaran maka dia tidak mempunyai دِين (agama) sama sekali • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan وفقه اللهThose who does not have patience has no deen at all • Ash-Shaykh Shalih bin Fauzan … Lanjutkan membaca والذي ليس عنده صبر ليس له دين ابدا • الشيخ صالح بن فوزان بن عبدالله الفوزان وفقه اللهSiapa yang tidak memiliki kesabaran maka dia tidak mempunyai دِين (agama) sama sekali • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan وفقه اللهThose who does not have patience has no deen at all • Ash-Shaykh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan وفقه الله
“Umat ini yang bersolat memang sudah sedia pecah kepada 73 kelompok besar kemudian terpecah lagi hingga hampir 3000 aliran.”Dinukil dari : Ustadz Abid Annurriy وفقه اللهTanggal : 10/06/2021Sumber : https://t.me/ustazabidannurriyy/1306
"Umat ini yang bersolat memang sudah sedia pecah kepada 73 kelompok besar kemudian terpecah lagi hingga hampir 3000 aliran."Dinukil dari : Ustadz Abid Annurriy وفقه اللهTanggal : 10/06/2021Sumber : https://t.me/ustazabidannurriyy/1306
Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 4 Januari 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1652476138539691&id=100013319622062&mibextid=Nif5ozCoba direnungkan…Nashrani disekitar itu apakah sudah memenuhi syarat sebagai kafir dzimmi?Salah seorang Kyiai di Madura yaitu KH. Thaifur Ali Wafa menulis sebuah kitab (berbahasa Arab) dan menyebutkan bahwa mereka adalah harbi, namun tidak diberlakukan sebagaimana harbi karena menghindari mafsadaat yang lebih besar====Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 3 Januari 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1148146692305974&id=100013319622062&mibextid=Nif5ozSebagian orang tatkala menyebutkan tentang pembagian kuffar, yaitu kafir dzimmiy hanya menyebutkan hak-hak si kafir ahli dzimmah saja tanpa menyebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mereka agar mendapatkan hak-nya tinggal di negeri kaum muslimin. Para fuqaha menyebutkan bahwa diantara syaratnya ialah : -Ahli Dzimmah komitmen dan terus membayar upeti (jizyah) setiap tahun. Jalaluddin Al-Mahalli rahimahullah menyebutkan bahwa dalam madzhab Syafi’i minimal yang dibayar oleh ahli dzimmah ialah 1 Dinar per tahunnya (tahun Hijriyah)-Mereka tidak boleh menjelek-jelekkan Islam sedikit pun, maka jangan sesekali menganggap para kafirin yang ngelunjak dan meledek agama kita sebagi ahli dzimmah !-Tidak melakukan sesuatu yang merugikan dan membahayakan kaum Muslimin.-Mereka tunduk dengan semua aturan dan hukum Islam, Al-Mahalli menjelaskan bahwa mereka juga dikenai hadd apabila mereka mencuri, berzina namun tidak pada miras (karena meyakini halal-nya miras)-Mereka tidak menampakkan simbol-simbol kekafiran mereka semisal memakai salib. Jalaluddin Al-Mahalli menyebutkan bahwa jizyah hanya bagi penganut Yahudi, Nashrani dan Majusi. Bagaimana dengan penganut Hindu, Budha, Konguchu ? Tidak disebutkan dalam madzhab Syafi’i dan lainnya (sepengetahuan Al-Faqir) bahwa mereka juga dikategorikan sebagai ahli dzimmah.Referensi : Kanz Ar-Raaghibin Semoga bersambung insyaallah
Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 4 Januari 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1652476138539691&id=100013319622062&mibextid=Nif5ozCoba direnungkan...Nashrani disekitar itu apakah sudah memenuhi syarat sebagai kafir dzimmi?Salah seorang Kyiai di Madura yaitu KH. Thaifur Ali Wafa menulis sebuah kitab (berbahasa Arab) dan menyebutkan bahwa mereka adalah harbi, namun tidak diberlakukan sebagaimana harbi karena menghindari mafsadaat yang lebih … Lanjutkan membaca Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 4 Januari 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1652476138539691&id=100013319622062&mibextid=Nif5ozCoba direnungkan…Nashrani disekitar itu apakah sudah memenuhi syarat sebagai kafir dzimmi?Salah seorang Kyiai di Madura yaitu KH. Thaifur Ali Wafa menulis sebuah kitab (berbahasa Arab) dan menyebutkan bahwa mereka adalah harbi, namun tidak diberlakukan sebagaimana harbi karena menghindari mafsadaat yang lebih besar====Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 3 Januari 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1148146692305974&id=100013319622062&mibextid=Nif5ozSebagian orang tatkala menyebutkan tentang pembagian kuffar, yaitu kafir dzimmiy hanya menyebutkan hak-hak si kafir ahli dzimmah saja tanpa menyebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mereka agar mendapatkan hak-nya tinggal di negeri kaum muslimin. Para fuqaha menyebutkan bahwa diantara syaratnya ialah : -Ahli Dzimmah komitmen dan terus membayar upeti (jizyah) setiap tahun. Jalaluddin Al-Mahalli rahimahullah menyebutkan bahwa dalam madzhab Syafi’i minimal yang dibayar oleh ahli dzimmah ialah 1 Dinar per tahunnya (tahun Hijriyah)-Mereka tidak boleh menjelek-jelekkan Islam sedikit pun, maka jangan sesekali menganggap para kafirin yang ngelunjak dan meledek agama kita sebagi ahli dzimmah !-Tidak melakukan sesuatu yang merugikan dan membahayakan kaum Muslimin.-Mereka tunduk dengan semua aturan dan hukum Islam, Al-Mahalli menjelaskan bahwa mereka juga dikenai hadd apabila mereka mencuri, berzina namun tidak pada miras (karena meyakini halal-nya miras)-Mereka tidak menampakkan simbol-simbol kekafiran mereka semisal memakai salib. Jalaluddin Al-Mahalli menyebutkan bahwa jizyah hanya bagi penganut Yahudi, Nashrani dan Majusi. Bagaimana dengan penganut Hindu, Budha, Konguchu ? Tidak disebutkan dalam madzhab Syafi’i dan lainnya (sepengetahuan Al-Faqir) bahwa mereka juga dikategorikan sebagai ahli dzimmah.Referensi : Kanz Ar-Raaghibin Semoga bersambung insyaallah
“Para kafir dzimmiy, eh kafir harbi sedang mengolok-olok Islam di “negara Islam””Dinukil dari : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 1 Maret 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02XuR8UCNabqybUMsWQcGUwkY3fjoR3Kk2SztTPkiQscgqzKoHJXebzvUV4xPNGp56l&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz
"Para kafir dzimmiy, eh kafir harbi sedang mengolok-olok Islam di "negara Islam""Dinukil dari : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 1 Maret 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02XuR8UCNabqybUMsWQcGUwkY3fjoR3Kk2SztTPkiQscgqzKoHJXebzvUV4xPNGp56l&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz
قال الشيخ العلامة عبد الحميد ابن باديس رحمه الله”سبق الشيخ بن عبد الوهاب في هذا العصر الأخير غيره إلى الدعوه إلى الكتاب والسنة وهدي السلف الصالح من الأمة، وإلى محاربة البدع والضلالات. فصار كل من دعا إلى هذا يقال فيه وهابي..“[مجلة ”الشهاب“،م١٠،(ص٢٦١)].Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Hamid Ibnu Badis رحمه الله“ Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah mendahului para ulama di zaman belakangan ini dalam hal prioritas berdakwah menyerukan untuk berpegang teguh kepada ajaran Al Quran dan As Sunnah di atas konsep pemahaman para salafus sholih dan juga berdakwah mengobarkan resolusi perang membantah segala kebid’ahan dan kesesatan , maka jadilah kemudian siapa saja yang berdakwah kepada yang demikian itu dikatakan sebagai Wahabi ”[مجلة ”الشهاب“،م١٠،(ص٢٦١)].
قال الشيخ العلامة عبد الحميد ابن باديس رحمه الله”سبق الشيخ بن عبد الوهاب في هذا العصر الأخير غيره إلى الدعوه إلى الكتاب والسنة وهدي السلف الصالح من الأمة، وإلى محاربة البدع والضلالات. فصار كل من دعا إلى هذا يقال فيه وهابي..“[مجلة ”الشهاب“،م١٠،(ص٢٦١)].Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Hamid Ibnu Badis رحمه الله“ Asy Syaikh Muhammad bin Abdul … Lanjutkan membaca قال الشيخ العلامة عبد الحميد ابن باديس رحمه الله”سبق الشيخ بن عبد الوهاب في هذا العصر الأخير غيره إلى الدعوه إلى الكتاب والسنة وهدي السلف الصالح من الأمة، وإلى محاربة البدع والضلالات. فصار كل من دعا إلى هذا يقال فيه وهابي..“[مجلة ”الشهاب“،م١٠،(ص٢٦١)].Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Hamid Ibnu Badis رحمه الله“ Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah mendahului para ulama di zaman belakangan ini dalam hal prioritas berdakwah menyerukan untuk berpegang teguh kepada ajaran Al Quran dan As Sunnah di atas konsep pemahaman para salafus sholih dan juga berdakwah mengobarkan resolusi perang membantah segala kebid’ahan dan kesesatan , maka jadilah kemudian siapa saja yang berdakwah kepada yang demikian itu dikatakan sebagai Wahabi ”[مجلة ”الشهاب“،م١٠،(ص٢٦١)].
Syekh Shalih Alu Syaikh وفقه الله di salah satu shoutiyyah beliau:”Ikhwanul muslimin itu mereka gak punya manhaj dan aqidah yg pakem. Karena pondasi mereka adalah politik, bukan aqidah. apa yg menguntungkan bagi politik mereka, itulah akan mereka ikuti”Dinukil dari akun instagram bernama : kutipanfaedah وفقه اللهTanggal : 4 Desember 2021Sumber : https://www.instagram.com/p/CXELWsFNKfp/?igsh=bGJhNjFucHQxeDQ0
Syekh Shalih Alu Syaikh وفقه الله di salah satu shoutiyyah beliau:"Ikhwanul muslimin itu mereka gak punya manhaj dan aqidah yg pakem. Karena pondasi mereka adalah politik, bukan aqidah. apa yg menguntungkan bagi politik mereka, itulah akan mereka ikuti"Dinukil dari akun instagram bernama : kutipanfaedah وفقه اللهTanggal : 4 Desember 2021Sumber : https://www.instagram.com/p/CXELWsFNKfp/?igsh=bGJhNjFucHQxeDQ0
Sesungguhnya Al-quds adalah saudari kota Makkah dan Madinah, siapa yang menghianatinya maka dia telah mengkhianati keduanya, dan tidak ada udzur baginya secara mutlak.Asy-Syaikh Abdul Hamid bin Badis رحمه اللهDinukil dari : Ustadz Dody Kurniawan وفقه الله Tanggal : 23 Desember 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02bVnhzR8NFaiGgmcRYf98xYB5D2y3sYTUuufR7Q9xYzAKEveqe24q3Fs2RKvYprj5l&id=100091520382527&mibextid=Nif5oz
Sesungguhnya Al-quds adalah saudari kota Makkah dan Madinah, siapa yang menghianatinya maka dia telah mengkhianati keduanya, dan tidak ada udzur baginya secara mutlak.Asy-Syaikh Abdul Hamid bin Badis رحمه اللهDinukil dari : Ustadz Dody Kurniawan وفقه الله Tanggal : 23 Desember 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02bVnhzR8NFaiGgmcRYf98xYB5D2y3sYTUuufR7Q9xYzAKEveqe24q3Fs2RKvYprj5l&id=100091520382527&mibextid=Nif5oz
الله أكبروالحمد لله الذي هداناTobatnya jamaah shufi yang berbuat kesyirikan, kemudian masuk islam dengan bersyahadat dengan syahadat yang benar.Tobat masal dari kelompok sufiy kuburiy, dan mereka masuk islam kembali dengan bersyahadat. Apakah ‘Adzirun akan bertobat dari kekufuran mereka (menamai muysrik sebagai muslim) ataukah akan larut dalam kekufuran mereka..?! Simak penjelasan syaikh muhammad bin abdul wahhab dan syaikh sholih Al fauzanhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/861======Ahli ilmu ( *al-muthowwi’ yang menamai badui musyrik dan kaumnya sebagai muslimin*) dikafirkan oleh badui itu sendiri, setelah badui tersebut belajar islam ke syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhab..Badui di zaman syaikh muhammad bin abdul wahhab mengakui bahwa dirinya dan kaumnya kafir, dan dia mengkafirkan ahli ilmu yang menggap badui dan kaum nya muslimin.Terjemah dn syarah syaikh sholih Al Fauzan حفظه الله bisa di lihat di gambar berikut.=====Perkataan syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhab=====Syarah syaikh sholih Al fauzan
الله أكبروالحمد لله الذي هداناTobatnya jamaah shufi yang berbuat kesyirikan, kemudian masuk islam dengan bersyahadat dengan syahadat yang benar.Tobat masal dari kelompok sufiy kuburiy, dan mereka masuk islam kembali dengan bersyahadat. Apakah 'Adzirun akan bertobat dari kekufuran mereka (menamai muysrik sebagai muslim) ataukah akan larut dalam kekufuran mereka..?! Simak penjelasan syaikh muhammad bin abdul wahhab … Lanjutkan membaca الله أكبروالحمد لله الذي هداناTobatnya jamaah shufi yang berbuat kesyirikan, kemudian masuk islam dengan bersyahadat dengan syahadat yang benar.Tobat masal dari kelompok sufiy kuburiy, dan mereka masuk islam kembali dengan bersyahadat. Apakah ‘Adzirun akan bertobat dari kekufuran mereka (menamai muysrik sebagai muslim) ataukah akan larut dalam kekufuran mereka..?! Simak penjelasan syaikh muhammad bin abdul wahhab dan syaikh sholih Al fauzanhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/861======Ahli ilmu ( *al-muthowwi’ yang menamai badui musyrik dan kaumnya sebagai muslimin*) dikafirkan oleh badui itu sendiri, setelah badui tersebut belajar islam ke syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhab..Badui di zaman syaikh muhammad bin abdul wahhab mengakui bahwa dirinya dan kaumnya kafir, dan dia mengkafirkan ahli ilmu yang menggap badui dan kaum nya muslimin.Terjemah dn syarah syaikh sholih Al Fauzan حفظه الله bisa di lihat di gambar berikut.=====Perkataan syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhab=====Syarah syaikh sholih Al fauzan