Siapa saja yang mencermati tafsir “bagimu agamamu, bagiku agamaku” maka ia akan mendapatkan pelajaran berupa Baro’ (sikap berlepas diri) dari kekafiran dan kafirin berupa mengkafirkan mereka, bukan toleransi bablas versi kaum kuffar pluralis

Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin حفظه الله
Tanggal : 27 November 2019
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=828541650933148&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz