✒️جهاد الأسد عمر مختار✒️Jihadnya Singa Umar Mukhtar

✒️جهاد الأسد عمر مختار✒️Jihadnya Singa Umar Mukhtar Syaikh Umar Mukhtar رحمه الله تعالى sejatinya adalah Syaikh madrasah, ketika penjajah Italia datang ke Libya sebagaimana para penjajah lainnya. Umar Mukhtar memimpin mengangkat senjata melawan Italia... Ketika ditangkap maka diberitakan di koran sebagai 'Pemimpinnya para pendosa' dan juga dijuluki 'Khawarij' karena khuruj dari Pemerintah Italia! Ketika itu … Lanjutkan membaca ✒️جهاد الأسد عمر مختار✒️Jihadnya Singa Umar Mukhtar

Ibnu Syihab رحمه الله berkata,.الْعِلْمُ أَفْضَلُ مِنَ الْعَمَلِ لِمَنْ جَهُلَ، وَالْعَمَلُ أَفْضَلُ مِنَ الْعِلْمِ لِمَنْ عَلِمَ.“Menuntut ilmu itu lebih utama daripada beramal bagi orang yang belum tahu, dan beramal itu lebih utama daripada menuntut ilmu bagi orang yang sudah tahu.”._____.📚 Al-Adab Asy-Syar’iyah: 2/44.

Ibnu Syihab رحمه الله berkata,.الْعِلْمُ أَفْضَلُ مِنَ الْعَمَلِ لِمَنْ جَهُلَ، وَالْعَمَلُ أَفْضَلُ مِنَ الْعِلْمِ لِمَنْ عَلِمَ.“Menuntut ilmu itu lebih utama daripada beramal bagi orang yang belum tahu, dan beramal itu lebih utama daripada menuntut ilmu bagi orang yang sudah tahu."._____.📚 Al-Adab Asy-Syar'iyah: 2/44.

Mu’adz bin jabal رضي الله عنه :وَهُوَ اْلأَنِيْسُ فِي الْوَحْشَةِ، وَالصَّاحِبُ فِي الْغُرْبَةِ، وَالْمُحَدِّثُ فِي الْخَلْوَةِ، وَالدَّلِيْلُ عَلىَ السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ، وَالسِّلاَحُ عَلَى اْلأَعْدَاءِ، وَالزَّيْنُ عِنْدَ اْلأَخِلاَّءِ، يَرْفَعُ اللهُ بِهِ أَقْوَامًا فَيَجْعَلُهُمْ لِلْخَيْرِ قَادَةً وَأَئِمَّةً، تُقْتَصُّ آثَارُهُمْ، وَيُقْتَدَى بِأَفْعَالِهِمْ، وَيُنْتَهَى إِلَى رَأْيِهِمْ، تَرْغَبُ الْمَلاَئِكَةُ فِي خُلَّتِهِمْ، وَبِأَجْنِحَتِهَا تَمْسَحُهُمْ، وَيَسْتَغْفِرْ لَهُمْ كُل ُّرَطْبٍ وَيَابِسٍ، وَحِيْتَانُ الْبَحْرِ وَهَوَامُّهُ، وَسِبَاعُ الْبَرِّ وَأَنْعَامُهُ، ِلأَنَّ الْعِلْمَ حَيَاةٌ لِلْقُلُوْبِ مِنَ الْجَهْلِ، وَمَصَابِيْحُ اْلأَنْوَارِ مِنَ الظُّلْمِ، يَبْلُغُ الْعَبْدُ بِالْعِلْمِ مَنَازِلَ اْلأَخْيَارِ وَالدَّرَجَاتِ الْعُلَى فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَالتَّفْكِيْرُ فِيْهِ يَعْدِلُ الصِّيَامَ، وَمُدَارَسَتُهُ تَعْدِلُ الْقِيَامَ، بِهِ تُوْصَلُ اْلأَرْحَامُ، وَبِهِ يُعْرَفُ الْحَلاَلُ مِنَ الْحَرَامِ، وَهُوَ إِمَامُ الْعَمَلِ، وَالْعَمَلُ تَابِعُهُ، يُلْهِمُهُ السُّعَدَاءَ، وَيُحْرِمُهُ اْلأَشْقِيَاءَIlmu itu sebagai penghibur ketika sepi, dan teman di saat keterasingan, kawan bicara di saat sendirian, petunjuk pada saat senang maupun susah, senjata atas para musuh, dan hiasan di antara para sahabat.Dengan ilmu Allah mengangkat sekelompok kaum sehingga Dia jadikan mereka itu sebagai panutan dan pemimpin kepada kebaikan, sehingga tingkah laku mereka menjadi tauladan, dan mereka dijadikan sebagai orang yang dimintai pendapat. Para malaikat pun senang untuk berkawan dengan mereka, dan menyentuh mereka dengan sayap-sayapnya.Semua yang basah dan yang kering meminta ampun untuknya, begitu juga ikan-ikan dan hewan laut, juga hewan buas di darat dan hewan ternaknya. Sebab ilmu akan menghidupkan hati dari kebodohan, dan cahaya dari kegelapan. Dengan ilmu seorang hamba dapat memperoleh kedudukan orang-orang yang baik dan derajat-derajat yang tinggi di dunia dan di akhirat.Berpikir tentang ilmu sama nilainya dengan puasa, mempelajarinya sama nilainya dengan shalat malam, Dengan ilmu tersambunglah silaturrahim, dan dengannya diketahuilah segala yang halal dan yang haram.Ilmu adalah imamnya amal, sedangkan amal adalah pengikutnya. Ilmu diberikan kepada orang-orang yang bahagia dan diharamkan atas orang-orang yang celaka.”_____📚 Minhajul qashidiin : 15

Mu’adz bin jabal رضي الله عنه :وَهُوَ اْلأَنِيْسُ فِي الْوَحْشَةِ، وَالصَّاحِبُ فِي الْغُرْبَةِ، وَالْمُحَدِّثُ فِي الْخَلْوَةِ، وَالدَّلِيْلُ عَلىَ السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ، وَالسِّلاَحُ عَلَى اْلأَعْدَاءِ، وَالزَّيْنُ عِنْدَ اْلأَخِلاَّءِ، يَرْفَعُ اللهُ بِهِ أَقْوَامًا فَيَجْعَلُهُمْ لِلْخَيْرِ قَادَةً وَأَئِمَّةً، تُقْتَصُّ آثَارُهُمْ، وَيُقْتَدَى بِأَفْعَالِهِمْ، وَيُنْتَهَى إِلَى رَأْيِهِمْ، تَرْغَبُ الْمَلاَئِكَةُ فِي خُلَّتِهِمْ، وَبِأَجْنِحَتِهَا تَمْسَحُهُمْ، وَيَسْتَغْفِرْ لَهُمْ كُل ُّرَطْبٍ وَيَابِسٍ، وَحِيْتَانُ الْبَحْرِ وَهَوَامُّهُ، … Lanjutkan membaca Mu’adz bin jabal رضي الله عنه :وَهُوَ اْلأَنِيْسُ فِي الْوَحْشَةِ، وَالصَّاحِبُ فِي الْغُرْبَةِ، وَالْمُحَدِّثُ فِي الْخَلْوَةِ، وَالدَّلِيْلُ عَلىَ السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ، وَالسِّلاَحُ عَلَى اْلأَعْدَاءِ، وَالزَّيْنُ عِنْدَ اْلأَخِلاَّءِ، يَرْفَعُ اللهُ بِهِ أَقْوَامًا فَيَجْعَلُهُمْ لِلْخَيْرِ قَادَةً وَأَئِمَّةً، تُقْتَصُّ آثَارُهُمْ، وَيُقْتَدَى بِأَفْعَالِهِمْ، وَيُنْتَهَى إِلَى رَأْيِهِمْ، تَرْغَبُ الْمَلاَئِكَةُ فِي خُلَّتِهِمْ، وَبِأَجْنِحَتِهَا تَمْسَحُهُمْ، وَيَسْتَغْفِرْ لَهُمْ كُل ُّرَطْبٍ وَيَابِسٍ، وَحِيْتَانُ الْبَحْرِ وَهَوَامُّهُ، وَسِبَاعُ الْبَرِّ وَأَنْعَامُهُ، ِلأَنَّ الْعِلْمَ حَيَاةٌ لِلْقُلُوْبِ مِنَ الْجَهْلِ، وَمَصَابِيْحُ اْلأَنْوَارِ مِنَ الظُّلْمِ، يَبْلُغُ الْعَبْدُ بِالْعِلْمِ مَنَازِلَ اْلأَخْيَارِ وَالدَّرَجَاتِ الْعُلَى فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَالتَّفْكِيْرُ فِيْهِ يَعْدِلُ الصِّيَامَ، وَمُدَارَسَتُهُ تَعْدِلُ الْقِيَامَ، بِهِ تُوْصَلُ اْلأَرْحَامُ، وَبِهِ يُعْرَفُ الْحَلاَلُ مِنَ الْحَرَامِ، وَهُوَ إِمَامُ الْعَمَلِ، وَالْعَمَلُ تَابِعُهُ، يُلْهِمُهُ السُّعَدَاءَ، وَيُحْرِمُهُ اْلأَشْقِيَاءَIlmu itu sebagai penghibur ketika sepi, dan teman di saat keterasingan, kawan bicara di saat sendirian, petunjuk pada saat senang maupun susah, senjata atas para musuh, dan hiasan di antara para sahabat.Dengan ilmu Allah mengangkat sekelompok kaum sehingga Dia jadikan mereka itu sebagai panutan dan pemimpin kepada kebaikan, sehingga tingkah laku mereka menjadi tauladan, dan mereka dijadikan sebagai orang yang dimintai pendapat. Para malaikat pun senang untuk berkawan dengan mereka, dan menyentuh mereka dengan sayap-sayapnya.Semua yang basah dan yang kering meminta ampun untuknya, begitu juga ikan-ikan dan hewan laut, juga hewan buas di darat dan hewan ternaknya. Sebab ilmu akan menghidupkan hati dari kebodohan, dan cahaya dari kegelapan. Dengan ilmu seorang hamba dapat memperoleh kedudukan orang-orang yang baik dan derajat-derajat yang tinggi di dunia dan di akhirat.Berpikir tentang ilmu sama nilainya dengan puasa, mempelajarinya sama nilainya dengan shalat malam, Dengan ilmu tersambunglah silaturrahim, dan dengannya diketahuilah segala yang halal dan yang haram.Ilmu adalah imamnya amal, sedangkan amal adalah pengikutnya. Ilmu diberikan kepada orang-orang yang bahagia dan diharamkan atas orang-orang yang celaka.”_____📚 Minhajul qashidiin : 15

Malik bin Dinar رحمه الله berkata,إِنَّكَ إِذَا طَلَبْتَ الْعِلْمَ لِتَعْمَلَ بِهِ سَرَّكَ الْعِلمُ وَإِذَا طَلَبْتَهُ لِغَيْرِ الْعَمَلِ بِهِ لَمْ يَزِدْكَ إِلَّا فَخْرًا“Sesungguhnya jika kamu menuntut ilmu untuk kamu amalkan, ilmu akan membahagiakanmu, tetapi jika kamu mencari ilmu tidak untuk kamu amalkan, ia hanya akan menambah kecongkakan”___📚 Az-Zuhd, 1/262

Malik bin Dinar رحمه الله berkata,إِنَّكَ إِذَا طَلَبْتَ الْعِلْمَ لِتَعْمَلَ بِهِ سَرَّكَ الْعِلمُ وَإِذَا طَلَبْتَهُ لِغَيْرِ الْعَمَلِ بِهِ لَمْ يَزِدْكَ إِلَّا فَخْرًا“Sesungguhnya jika kamu menuntut ilmu untuk kamu amalkan, ilmu akan membahagiakanmu, tetapi jika kamu mencari ilmu tidak untuk kamu amalkan, ia hanya akan menambah kecongkakan”___📚 Az-Zuhd, 1/262

قال الشيخ محمد بن محمد مختار الشنقيطي رحمه الله :والكمال لله عز وجل لكن تبحث عن الكمالاتBerkata Asy-Syaikh Muhammad bin Muhammad Mukhtar Asy-Syinqithiy رحمه الله :Kesempurnaan hanyalah milik ALLAH AZZA WA JALLA .Tapi, kita berusaha mencari kesempurnaan.مصدر | Sumber :https://youtu.be/e0RkGrMH_Hk?si=3eoCgSAQoGslOrkk.

قال الشيخ محمد بن محمد مختار الشنقيطي رحمه الله :والكمال لله عز وجل لكن تبحث عن الكمالاتBerkata Asy-Syaikh Muhammad bin Muhammad Mukhtar Asy-Syinqithiy رحمه الله :Kesempurnaan hanyalah milik ALLAH AZZA WA JALLA .Tapi, kita berusaha mencari kesempurnaan.مصدر | Sumber :https://youtu.be/e0RkGrMH_Hk?si=3eoCgSAQoGslOrkk.

Dahulu para ulama jika melihat syubuhat mereka membantah ilmiah dengan menulis risalah Ar-Radd ‘ala Fulan, kaysfus Syubuhat dan semisalnya. Mereka menyanggah secara ilmiah dan menerangkan dengan mendetail secara ilmiah dengan referensi yang kuat berdasarkan pemahaman salaful ummah. Sedangkan ustadz dan ikhwan pengajian saat ini jika mendapati sesuatu hal yang mereka ingkari dan mengancam eksistensi mereka, mereka hanya cuap-cuap “Awas Syubhat” dan semisalnya tanpa bisa menyanggah secara ilmiah apalagi memiliki sedikit nyali ilmiah untuk berdiskusi langsung karena miskin literasi dan hanya mengandalkan doktrinisme : semua yang berbeda pemahaman pasti sesat dan salah !Jargon kajian ilmiah hanyalah pepesan kosong ternyata

Dahulu para ulama jika melihat syubuhat mereka membantah ilmiah dengan menulis risalah Ar-Radd 'ala Fulan, kaysfus Syubuhat dan semisalnya. Mereka menyanggah secara ilmiah dan menerangkan dengan mendetail secara ilmiah dengan referensi yang kuat berdasarkan pemahaman salaful ummah. Sedangkan ustadz dan ikhwan pengajian saat ini jika mendapati sesuatu hal yang mereka ingkari dan mengancam eksistensi mereka, … Lanjutkan membaca Dahulu para ulama jika melihat syubuhat mereka membantah ilmiah dengan menulis risalah Ar-Radd ‘ala Fulan, kaysfus Syubuhat dan semisalnya. Mereka menyanggah secara ilmiah dan menerangkan dengan mendetail secara ilmiah dengan referensi yang kuat berdasarkan pemahaman salaful ummah. Sedangkan ustadz dan ikhwan pengajian saat ini jika mendapati sesuatu hal yang mereka ingkari dan mengancam eksistensi mereka, mereka hanya cuap-cuap “Awas Syubhat” dan semisalnya tanpa bisa menyanggah secara ilmiah apalagi memiliki sedikit nyali ilmiah untuk berdiskusi langsung karena miskin literasi dan hanya mengandalkan doktrinisme : semua yang berbeda pemahaman pasti sesat dan salah !Jargon kajian ilmiah hanyalah pepesan kosong ternyata

SADARKAH KITA BAHWA KITA INI ADALAH PARA PELAKU DOSA BESAR?Imam Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi‘i rahimahullah berkata,الْكَبِيرَةُ التِّسْعُونَ وَالْحَادِيَةُ وَالثَّانِيَةُ وَالتِّسْعُونَ بَعْدَ الثَّلَاثِمِائَةِ: تَرْكُ الْجِهَادِ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ بِأَنْ دَخَلَ الْحَرْبِيُّونَ دَارَ الْإِسْلَامِ أَوْ أَخَذُوا مُسْلِمًا…“Dosa besar ke-391 dan ke-392 adalah tidak berjihad ketika hukum jihad hukumnya fardu ain, yaitu ketika orang-orang kafir harbi memasuki suatu negeri Islam atau mereka menawan seorang muslim…””Penjelasan:1. Berdasarkan perkataan Ibnu Hajar di sini, maka hukum jihad saat ini adalah fardu ain karena negeri-negeri Islam, seperti Palestina, Turkistan Timur (Xinjiang-China), dan Somalia, dimasuki oleh orang-orang kafir harbi. Begitu pula karena orang-orang kafir menawan/memenjarakan banyak kaum muslimin di berbagai tempat, seperti di Guantanamo, di Xinjiang (China), dan di Israel-Palestina.2. Karena hukum jihad saat ini adalah fardu ain, artinya setiap mukalaf yang mampu melaksanakannya, namun tidak melakukannya, maka dia telah terjatuh pada dosa besar. Wallahul musta‘an.”

SADARKAH KITA BAHWA KITA INI ADALAH PARA PELAKU DOSA BESAR?Imam Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi‘i rahimahullah berkata,الْكَبِيرَةُ التِّسْعُونَ وَالْحَادِيَةُ وَالثَّانِيَةُ وَالتِّسْعُونَ بَعْدَ الثَّلَاثِمِائَةِ: تَرْكُ الْجِهَادِ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ بِأَنْ دَخَلَ الْحَرْبِيُّونَ دَارَ الْإِسْلَامِ أَوْ أَخَذُوا مُسْلِمًا...“Dosa besar ke-391 dan ke-392 adalah tidak berjihad ketika hukum jihad hukumnya fardu ain, yaitu ketika orang-orang kafir harbi memasuki suatu negeri … Lanjutkan membaca SADARKAH KITA BAHWA KITA INI ADALAH PARA PELAKU DOSA BESAR?Imam Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi‘i rahimahullah berkata,الْكَبِيرَةُ التِّسْعُونَ وَالْحَادِيَةُ وَالثَّانِيَةُ وَالتِّسْعُونَ بَعْدَ الثَّلَاثِمِائَةِ: تَرْكُ الْجِهَادِ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ بِأَنْ دَخَلَ الْحَرْبِيُّونَ دَارَ الْإِسْلَامِ أَوْ أَخَذُوا مُسْلِمًا…“Dosa besar ke-391 dan ke-392 adalah tidak berjihad ketika hukum jihad hukumnya fardu ain, yaitu ketika orang-orang kafir harbi memasuki suatu negeri Islam atau mereka menawan seorang muslim…””Penjelasan:1. Berdasarkan perkataan Ibnu Hajar di sini, maka hukum jihad saat ini adalah fardu ain karena negeri-negeri Islam, seperti Palestina, Turkistan Timur (Xinjiang-China), dan Somalia, dimasuki oleh orang-orang kafir harbi. Begitu pula karena orang-orang kafir menawan/memenjarakan banyak kaum muslimin di berbagai tempat, seperti di Guantanamo, di Xinjiang (China), dan di Israel-Palestina.2. Karena hukum jihad saat ini adalah fardu ain, artinya setiap mukalaf yang mampu melaksanakannya, namun tidak melakukannya, maka dia telah terjatuh pada dosa besar. Wallahul musta‘an.”

Imam Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah berkata,الْكَبِيرَةُ التِّسْعُونَ وَالْحَادِيَةُ وَالثَّانِيَةُ وَالتِّسْعُونَ بَعْدَ الثَّلَاثِمِائَةِ: تَرْكُ الْجِهَادِ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ بِأَنْ دَخَلَ الْحَرْبِيُّونَ دَارَ الْإِسْلَامِ أَوْ أَخَذُوا مُسْلِمًا…“Dosa besar ke-391 dan ke-392 adalah tidak berjihad ketika hukum jihad hukumnya fardu ain, yaitu ketika orang-orang kafir harbi memasuki suatu negeri Islam atau mereka menawan seorang muslim…” [az-Zawajir, 2/269]Wallahu Ta‘ala a‘lam

Imam Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah berkata,الْكَبِيرَةُ التِّسْعُونَ وَالْحَادِيَةُ وَالثَّانِيَةُ وَالتِّسْعُونَ بَعْدَ الثَّلَاثِمِائَةِ: تَرْكُ الْجِهَادِ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ بِأَنْ دَخَلَ الْحَرْبِيُّونَ دَارَ الْإِسْلَامِ أَوْ أَخَذُوا مُسْلِمًا...“Dosa besar ke-391 dan ke-392 adalah tidak berjihad ketika hukum jihad hukumnya fardu ain, yaitu ketika orang-orang kafir harbi memasuki suatu negeri Islam atau mereka menawan seorang muslim...” [az-Zawajir, 2/269]Wallahu Ta‘ala a‘lam.(Febby … Lanjutkan membaca Imam Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah berkata,الْكَبِيرَةُ التِّسْعُونَ وَالْحَادِيَةُ وَالثَّانِيَةُ وَالتِّسْعُونَ بَعْدَ الثَّلَاثِمِائَةِ: تَرْكُ الْجِهَادِ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ بِأَنْ دَخَلَ الْحَرْبِيُّونَ دَارَ الْإِسْلَامِ أَوْ أَخَذُوا مُسْلِمًا…“Dosa besar ke-391 dan ke-392 adalah tidak berjihad ketika hukum jihad hukumnya fardu ain, yaitu ketika orang-orang kafir harbi memasuki suatu negeri Islam atau mereka menawan seorang muslim…” [az-Zawajir, 2/269]Wallahu Ta‘ala a‘lam

“Umat Islam seluruhnya berdosa, selama sejengkal tanah dari negeri Islam atau yang ada pada masa dahulu pernah menjadi negara Islam masih ada dalam cengkraman orang kafir.”[Doktor. Abdullah Azzam. Tarbiyah Jihadiyah: 2/96]

"Umat Islam seluruhnya berdosa, selama sejengkal tanah dari negeri Islam atau yang ada pada masa dahulu pernah menjadi negara Islam masih ada dalam cengkraman orang kafir."[Doktor. Abdullah Azzam. Tarbiyah Jihadiyah: 2/96]Dinukil dari : Ustadz Dody Kurniawan Tanggal : 26 Oktober 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0iF5N8GmoAYP4RNDcWcyoTbX1MPVtEppN5iv18tmMcNSNsuvhjSbuBCURP83cXQ8gl&id=100091520382527&mibextid=Nif5oz