Dahulu para ulama jika melihat syubuhat mereka membantah ilmiah dengan menulis risalah Ar-Radd ‘ala Fulan, kaysfus Syubuhat dan semisalnya. Mereka menyanggah secara ilmiah dan menerangkan dengan mendetail secara ilmiah dengan referensi yang kuat berdasarkan pemahaman salaful ummah.

Sedangkan ustadz dan ikhwan pengajian saat ini jika mendapati sesuatu hal yang mereka ingkari dan mengancam eksistensi mereka, mereka hanya cuap-cuap “Awas Syubhat” dan semisalnya tanpa bisa menyanggah secara ilmiah apalagi memiliki sedikit nyali ilmiah untuk berdiskusi langsung karena miskin literasi dan hanya mengandalkan doktrinisme : semua yang berbeda pemahaman pasti sesat dan salah !

Jargon kajian ilmiah hanyalah pepesan kosong ternyata.

Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin
Tanggal : 5 Desember 2023
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0w49DbhGZUGsLz3UcqeEkiiRPSKDzh3eWZQEmup6fvMHLCsCG5SRWaisuBhSp6Fp5l&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz