Kalau anda ingin membuat poster tentang haramnya ucapan selamat natal, maka jangan cantumkan pernak-pernik natal di poster anda, sehingga tanpa sadar justru membuat simbol-simbol natal lebih banyak terlihat.Dinukil dari : أبو سليمان أوريزا الشيمسوراي وفقه اللهTanggal : 18 Desember 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0yy7WrgkF9v4c4p1LRuWeMNeqoRve45NoSnmNxHN5bMqG9j1LemWi4yrKKxFSKu4Gl&id=100052179290363&mibextid=Nif5oz

Kalau anda ingin membuat poster tentang haramnya ucapan selamat natal, maka jangan cantumkan pernak-pernik natal di poster anda, sehingga tanpa sadar justru membuat simbol-simbol natal lebih banyak terlihat.Dinukil dari : أبو سليمان أوريزا الشيمسوراي وفقه اللهTanggal : 18 Desember 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0yy7WrgkF9v4c4p1LRuWeMNeqoRve45NoSnmNxHN5bMqG9j1LemWi4yrKKxFSKu4Gl&id=100052179290363&mibextid=Nif5oz

Ibnu Taimiyah al hambali itu ma sya Allah memang hebat, ahli mengungkapkan akidah salafiyah ta’shilan wa raddan dengan kalimat kalimat yang singkat padat jelas. Contohnya :Termasuk iman kepada Allah dan kepada kitab kitabNya : Beriman bahwa Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan, bukan mahluk. Dari Allah ia bermula dan kepadaNya akan kembali. Bahwa Allah benar benar memfirmankannya. Dan bahwa Qur’an yang Dia turunkan kepada nabi Muhammad ini adalah benar benar firmanNya, bukan perkataan selain Dia. Bahwa tidak boleh menyebut Qur’an sebagai hikayat dari firman Allah atau ibarat dari firman Allah. Bahkan jika ia dibaca oleh manusia atau mereka menulisnya dalam mushaf mushaf maka semua itu tidaklah mengeluarkannya dari statusnya sebagai benar benar firman Allah. Demikian karena yang namanya perkataan itu dinisbatkan hanya kepada siapa yang mengatakannya pertama kali bukan dinisbatkan kepada siapa yang menyampaikannya kepada orang lain. Bahwa Qur’an adalah benar benar firman Allah, huruf hurufnya sekaligus makna maknanya, bukan sekedar huruf hurufnya saja yang merupakan firmanNya tanpa termasuk makna maknanya, bukan pula sekedar makna makna tanpa termasuk huruf hurufnya.Oleh : Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 6 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1651326768733494&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz

Ibnu Taimiyah al hambali itu ma sya Allah memang hebat, ahli mengungkapkan akidah salafiyah ta'shilan wa raddan dengan kalimat kalimat yang singkat padat jelas. Contohnya :Termasuk iman kepada Allah dan kepada kitab kitabNya : Beriman bahwa Qur'an adalah firman Allah yang diturunkan, bukan mahluk. Dari Allah ia bermula dan kepadaNya akan kembali. Bahwa Allah benar … Lanjutkan membaca Ibnu Taimiyah al hambali itu ma sya Allah memang hebat, ahli mengungkapkan akidah salafiyah ta’shilan wa raddan dengan kalimat kalimat yang singkat padat jelas. Contohnya :Termasuk iman kepada Allah dan kepada kitab kitabNya : Beriman bahwa Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan, bukan mahluk. Dari Allah ia bermula dan kepadaNya akan kembali. Bahwa Allah benar benar memfirmankannya. Dan bahwa Qur’an yang Dia turunkan kepada nabi Muhammad ini adalah benar benar firmanNya, bukan perkataan selain Dia. Bahwa tidak boleh menyebut Qur’an sebagai hikayat dari firman Allah atau ibarat dari firman Allah. Bahkan jika ia dibaca oleh manusia atau mereka menulisnya dalam mushaf mushaf maka semua itu tidaklah mengeluarkannya dari statusnya sebagai benar benar firman Allah. Demikian karena yang namanya perkataan itu dinisbatkan hanya kepada siapa yang mengatakannya pertama kali bukan dinisbatkan kepada siapa yang menyampaikannya kepada orang lain. Bahwa Qur’an adalah benar benar firman Allah, huruf hurufnya sekaligus makna maknanya, bukan sekedar huruf hurufnya saja yang merupakan firmanNya tanpa termasuk makna maknanya, bukan pula sekedar makna makna tanpa termasuk huruf hurufnya.Oleh : Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 6 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1651326768733494&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz

Menghafal rukun-rukun shalat Kajian fiqih harian Ma’had Al-Hasan untuk santri baru, kitab al-mabaadi al-fiqhiyyah.Insyaallah direkam…

Menghafal rukun-rukun shalat Kajian fiqih harian Ma'had Al-Hasan untuk santri baru, kitab al-mabaadi al-fiqhiyyah.Insyaallah direkam...Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 10 Juni 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0GvzEaWQvRwQoYw3jFRQtszK8qRrbjbarAearZVdr75rzXnL3K6zRRPZ7WJjuBjK6l&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz

بسم الله الرحمن الرحيم Dengan demikian الحمد لله dari Ilmu ini kita bisa mengetahui bahwa aqidah manhaj madzhab nya mereka Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi هداه الله dan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas هداه الله dan Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat هداه الله siapa saja yang memang seperti mereka sudah kafir bukan muslim muwahhid kalau kalian ada persoalan dengan Ilmu ini silahkan kalian minta keterangan kepada Al-Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه الله dan Ade وفقه الله pemilik akun facebook bernama Ade An-nejediy Al-tanjakaniy dan Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan وفقه الله dan semua beliau-beliau وفقهم الله yang di Al-Lajnah Ad-Da’imah li Al-Buhuts wa Al-Ifta’ yang ber fatwa serta men sematkan julukan mereka yang menganggap pelaku syirk masih muslim bukan musyrik dan memberi udzur kejahilan kepada pelaku syirk sebagai pengidap syubhat dan Asy-Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy-Syatsri وفقه الله dan Asy-Syaikh Badr bin Ali bin Thomi Al-Utaibi وفقه الله dan Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrohman Al-Jarbu’ وفقه الله dan Abu Hizam Imam Al-Jawi وفقه الله pemilik channel telegram bernama BERTAUHIDLAH KALIAN InsyaALLAH lalu saya mohon jangan ke saya karena saya sendiri benar-benar Awam bukan Mujtahid bukan Mufti bukan Ustadz bukan Syaikh serta Ulama mutaqaddimin membagi manusia menjadi dua saja : mujtahid dengan segala tingkatannya dan awam. Gak ada yang namanya muttabi’. sebagaimana perkataannya Al-Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه الله dan saya benar-benar berharap kepada ALLAH InsyaALLAH agar menjadikan beliau-beliau tersebut termasuk Ahlus Sunnah Wal Jama’ah As-Salafiyyah Ath-Thoifah Al-Manshuroh Al-Firqotun An-Najiyah yang sesungguhnya dan tidak termasuk orang-orang berada diatas keburukan termasuk yang beralasan dengan maslahat dan mafsadat untuk menutupi diamnya mereka dari mengungkapkan kebenaran dan menuduh orang dengan tidak benar tidak terkecuali saya apabila saya memang dituduh dengan tidak benar sama sekali dan ulama su’u entah itu termasuk ulama su’u daulah atau termasuk ulama su’u ummah dan baghy dan hasad dan sombong dan taqiyyah dan tauriyah yang memang hukum nya harom dan tajassus dan ghibah dan tanaqudh dan semua keburukan yang memang keburukan lainnyaالله يهدينا جميعا الهدايةبارك الله فيكم الله المستعان الله أعلم:Ulama Sudah Berbicara akan Sebab Sebab Murtadnya ” Pemberi udzur Kejahilan bagi Pelaku Peribadahan kepada Selain Allah kemudian Menetapkan Pelaku peribadahan Tersebut Sebagai Muslim “. 1. Tidak mewujudkan ashlud dien wa qa’idatuhu. Ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Abdilwahab dan Syaikh Abdurrahman bin Hasan dan Syaikh Sulaiman bin Sahman.2. Tidak mewujudkan rukun atau syarat sah kalimat tauhid yaitu kufur kepada taghut. Ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Abdilwahab, Sebagian ulama dakwah Najed dan Syaikh Shalih bin Fawzan Al Fawzan.3. Tidak mewujudkan ma’na tadhammun bahkan ma’na mutabaqah kalimat tauhid. Ini disampaikan oleh syaikh Abdurrahman bin Hasan dan Syaikh Abdullatif bin Abdurrahman bin Hasan.4. Menyelisihi Qur’an Sunnah dan Ijma’. Ini disampaikan oleh Syaikh Abdullah Aba Butain dan Syaikh Abdurrahman As Se’di.5. Menyelisihi ijma’. Ini disampaikan oleh syaikh Muhammad bin Abdulwahab dan syaikh Sulaiman bin Sahman.6. Menyelisihi perkara dzahiroh dalam dien yang secara dharurah telah dimaklumi. Ini disampaikan oleh syaikhul Islam Ibnu taimiyah dan syaikh Sulaiman bin Sahman.7. Melanggar pembatal ke 3 dari 10 pembatal ke islaman yang telah disepakati ulama. Ini disampaikan oleh syaikh Shalih bin Fawzan Alfawzan.8. Ke-jahmiyahan ekstrim. Ini disampaikan oleh syaikhul islam ibnu taimiyah dan ibnul qayyim.9. Kejahilan terhadap tauhid ashlu dien. Ini disampaikan oleh syaikh Abdurrahman bin Hasan, syaikh Ibnu Baz, syaikh Ibnul Utsaimin dan syaikh Abdullah Al Jarbu’.[10 juni 2019]10. Kejahilan terhadap hakikat Islam dan hakikat apa yang dibawa oleh seluruh Rasul. Ini disampaikan oleh tiga masyayikh Abdullah bin Abdullatif, Ibrahim bin Abdullatif dan Sulaiman bin Sahman.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 7 Juni 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1534735350392637&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz===Berikut sedikit Daftar Julukan yang Ulama Ahlus Sunnah sematkan kepada mereka mereka yang menganggap pelaku syirik masih muslim, bukan musyrik dan memberi udzur kejahilan kepada pelaku syirik :1. Ahlul Bid’ah Mu’tazilah atau Jahmiyah, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikhul Islam Ibnul Qayyim dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.2. Ulama Setan, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdulwahab.3. Jahil terhadap Azas Islam, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Al Allamah Abdurrahman bin Hasan dan Al Imam Ibnu Baz.4. Pengidap Syubhat, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Lajnah Daimah.5. Bukan Salafi tapi jahil, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikh Sholih Fawzan.6. Mendustakan Qur’an, Sunnah dan Ijma’, julukan ini diberikan kepada mereka oleh Syaikh Abdurrahman Sa’di.7. Kafir berdasar ijma’, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikh Sulaiman bin Sahman dam sejumlah Ulama Dakwah Najdiyah.8. Kafir julukan ini disematkan kepada mereka oleh Lajnah Daimah.9. Bukan Muslim, julukan ini disematkan kepada mereka oleh dua putra Syaikhul Islam Muhammad yaitu Syaikh Husain dan Syaikh Abdullah.10. Musailamah Al Kadzab, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdulwahab.11. Musyrik seperti pelaku syirik atau kafir lebih parah dari pelaku syirik itu sendiri, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikh Sholih Fawzan.Kalau ada yang mau menambahkan faidah yang belum saya temukan silahkan.12. Pembela musyrikin. julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Aba Buthain.13. Penyelisih azas dan kaidah terbesar Islam dan penyelisih agama seluruh Rasul. julukan ini disematkan kepada mereka oleh imam mujaddid Muhammad bin Abdulwahab.14. Kafir. julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Sholih Suwayih disetujui oleh syaikh Sholih Fawzan dan syaikh Hasan Alu Syaikh.15. Musuh Syaikhul Islam ibnu Taimiyah dan seluruh ulama sunnah. Julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Abdurrahman bin Hasan alu Syaikh dan syaikh Badr Utaibi.16. Lebih rusak dari murji’ah. Julukan ini disematkan untuk mereka oleh syaikh Saad Asy Syatsri.17. Safahiyun. Julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Abdullah Jarbu’.18. ……………… dst.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 7 Juni 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1534655453733960&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz===Murji’ah kontemporer itu sdh kafir.Na’udzubillahنسأل الله تعالى السلامة و العافيةOleh : Ade وفقه اللهTanggal : 30 Desember 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1519118115550479&id=100023569161017&mibextid=Nif5oz===الله أكبروالحمد لله الذي هداناTobatnya jamaah shufi yang berbuat kesyirikan, kemudian masuk islam dengan bersyahadat dengan syahadat yang benar.Tobat masal dari kelompok sufiy kuburiy, dan mereka masuk islam kembali dengan bersyahadat. Apakah ‘Adzirun akan bertobat dari kekufuran mereka (menamai muysrik sebagai muslim) ataukah akan larut dalam kekufuran mereka..?! Simak penjelasan syaikh muhammad bin abdul wahhab dan syaikh sholih Al fauzanhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/861===Ahli ilmu ( *al-muthowwi’ yang menamai badui musyrik dan kaumnya sebagai muslimin*) dikafirkan oleh badui itu sendiri, setelah badui tersebut belajar islam ke syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhab..Badui di zaman syaikh muhammad bin abdul wahhab mengakui bahwa dirinya dan kaumnya kafir, dan dia mengkafirkan ahli ilmu yang menggap badui dan kaum nya muslimin.Terjemah dn syarah syaikh sholih Al Fauzan حفظه الله bisa di lihat di gambar berikut.https://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/862===Perkataan syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhabhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/863===Syarah syaikh sholih Al fauzanhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/864===Sumber semua foto ini : halaman facebook/facebook page bernama : Ngaji Tauhid : https://www.facebook.com/ngajiTauhidOfficial?mibextid=ZbWKwL

بسم الله الرحمن الرحيم Dengan demikian الحمد لله dari Ilmu ini kita bisa mengetahui bahwa aqidah manhaj madzhab nya mereka Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi هداه الله dan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas هداه الله dan Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat هداه الله siapa saja yang memang seperti mereka sudah kafir bukan muslim … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم Dengan demikian الحمد لله dari Ilmu ini kita bisa mengetahui bahwa aqidah manhaj madzhab nya mereka Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi هداه الله dan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas هداه الله dan Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat هداه الله siapa saja yang memang seperti mereka sudah kafir bukan muslim muwahhid kalau kalian ada persoalan dengan Ilmu ini silahkan kalian minta keterangan kepada Al-Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه الله dan Ade وفقه الله pemilik akun facebook bernama Ade An-nejediy Al-tanjakaniy dan Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan وفقه الله dan semua beliau-beliau وفقهم الله yang di Al-Lajnah Ad-Da’imah li Al-Buhuts wa Al-Ifta’ yang ber fatwa serta men sematkan julukan mereka yang menganggap pelaku syirk masih muslim bukan musyrik dan memberi udzur kejahilan kepada pelaku syirk sebagai pengidap syubhat dan Asy-Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy-Syatsri وفقه الله dan Asy-Syaikh Badr bin Ali bin Thomi Al-Utaibi وفقه الله dan Asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrohman Al-Jarbu’ وفقه الله dan Abu Hizam Imam Al-Jawi وفقه الله pemilik channel telegram bernama BERTAUHIDLAH KALIAN InsyaALLAH lalu saya mohon jangan ke saya karena saya sendiri benar-benar Awam bukan Mujtahid bukan Mufti bukan Ustadz bukan Syaikh serta Ulama mutaqaddimin membagi manusia menjadi dua saja : mujtahid dengan segala tingkatannya dan awam. Gak ada yang namanya muttabi’. sebagaimana perkataannya Al-Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه الله dan saya benar-benar berharap kepada ALLAH InsyaALLAH agar menjadikan beliau-beliau tersebut termasuk Ahlus Sunnah Wal Jama’ah As-Salafiyyah Ath-Thoifah Al-Manshuroh Al-Firqotun An-Najiyah yang sesungguhnya dan tidak termasuk orang-orang berada diatas keburukan termasuk yang beralasan dengan maslahat dan mafsadat untuk menutupi diamnya mereka dari mengungkapkan kebenaran dan menuduh orang dengan tidak benar tidak terkecuali saya apabila saya memang dituduh dengan tidak benar sama sekali dan ulama su’u entah itu termasuk ulama su’u daulah atau termasuk ulama su’u ummah dan baghy dan hasad dan sombong dan taqiyyah dan tauriyah yang memang hukum nya harom dan tajassus dan ghibah dan tanaqudh dan semua keburukan yang memang keburukan lainnyaالله يهدينا جميعا الهدايةبارك الله فيكم الله المستعان الله أعلم:Ulama Sudah Berbicara akan Sebab Sebab Murtadnya ” Pemberi udzur Kejahilan bagi Pelaku Peribadahan kepada Selain Allah kemudian Menetapkan Pelaku peribadahan Tersebut Sebagai Muslim “. 1. Tidak mewujudkan ashlud dien wa qa’idatuhu. Ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Abdilwahab dan Syaikh Abdurrahman bin Hasan dan Syaikh Sulaiman bin Sahman.2. Tidak mewujudkan rukun atau syarat sah kalimat tauhid yaitu kufur kepada taghut. Ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Abdilwahab, Sebagian ulama dakwah Najed dan Syaikh Shalih bin Fawzan Al Fawzan.3. Tidak mewujudkan ma’na tadhammun bahkan ma’na mutabaqah kalimat tauhid. Ini disampaikan oleh syaikh Abdurrahman bin Hasan dan Syaikh Abdullatif bin Abdurrahman bin Hasan.4. Menyelisihi Qur’an Sunnah dan Ijma’. Ini disampaikan oleh Syaikh Abdullah Aba Butain dan Syaikh Abdurrahman As Se’di.5. Menyelisihi ijma’. Ini disampaikan oleh syaikh Muhammad bin Abdulwahab dan syaikh Sulaiman bin Sahman.6. Menyelisihi perkara dzahiroh dalam dien yang secara dharurah telah dimaklumi. Ini disampaikan oleh syaikhul Islam Ibnu taimiyah dan syaikh Sulaiman bin Sahman.7. Melanggar pembatal ke 3 dari 10 pembatal ke islaman yang telah disepakati ulama. Ini disampaikan oleh syaikh Shalih bin Fawzan Alfawzan.8. Ke-jahmiyahan ekstrim. Ini disampaikan oleh syaikhul islam ibnu taimiyah dan ibnul qayyim.9. Kejahilan terhadap tauhid ashlu dien. Ini disampaikan oleh syaikh Abdurrahman bin Hasan, syaikh Ibnu Baz, syaikh Ibnul Utsaimin dan syaikh Abdullah Al Jarbu’.[10 juni 2019]10. Kejahilan terhadap hakikat Islam dan hakikat apa yang dibawa oleh seluruh Rasul. Ini disampaikan oleh tiga masyayikh Abdullah bin Abdullatif, Ibrahim bin Abdullatif dan Sulaiman bin Sahman.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 7 Juni 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1534735350392637&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz===Berikut sedikit Daftar Julukan yang Ulama Ahlus Sunnah sematkan kepada mereka mereka yang menganggap pelaku syirik masih muslim, bukan musyrik dan memberi udzur kejahilan kepada pelaku syirik :1. Ahlul Bid’ah Mu’tazilah atau Jahmiyah, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikhul Islam Ibnul Qayyim dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.2. Ulama Setan, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdulwahab.3. Jahil terhadap Azas Islam, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Al Allamah Abdurrahman bin Hasan dan Al Imam Ibnu Baz.4. Pengidap Syubhat, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Lajnah Daimah.5. Bukan Salafi tapi jahil, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikh Sholih Fawzan.6. Mendustakan Qur’an, Sunnah dan Ijma’, julukan ini diberikan kepada mereka oleh Syaikh Abdurrahman Sa’di.7. Kafir berdasar ijma’, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikh Sulaiman bin Sahman dam sejumlah Ulama Dakwah Najdiyah.8. Kafir julukan ini disematkan kepada mereka oleh Lajnah Daimah.9. Bukan Muslim, julukan ini disematkan kepada mereka oleh dua putra Syaikhul Islam Muhammad yaitu Syaikh Husain dan Syaikh Abdullah.10. Musailamah Al Kadzab, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdulwahab.11. Musyrik seperti pelaku syirik atau kafir lebih parah dari pelaku syirik itu sendiri, julukan ini disematkan kepada mereka oleh Syaikh Sholih Fawzan.Kalau ada yang mau menambahkan faidah yang belum saya temukan silahkan.12. Pembela musyrikin. julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Aba Buthain.13. Penyelisih azas dan kaidah terbesar Islam dan penyelisih agama seluruh Rasul. julukan ini disematkan kepada mereka oleh imam mujaddid Muhammad bin Abdulwahab.14. Kafir. julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Sholih Suwayih disetujui oleh syaikh Sholih Fawzan dan syaikh Hasan Alu Syaikh.15. Musuh Syaikhul Islam ibnu Taimiyah dan seluruh ulama sunnah. Julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Abdurrahman bin Hasan alu Syaikh dan syaikh Badr Utaibi.16. Lebih rusak dari murji’ah. Julukan ini disematkan untuk mereka oleh syaikh Saad Asy Syatsri.17. Safahiyun. Julukan ini disematkan kepada mereka oleh syaikh Abdullah Jarbu’.18. ……………… dst.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 7 Juni 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1534655453733960&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz===Murji’ah kontemporer itu sdh kafir.Na’udzubillahنسأل الله تعالى السلامة و العافيةOleh : Ade وفقه اللهTanggal : 30 Desember 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1519118115550479&id=100023569161017&mibextid=Nif5oz===الله أكبروالحمد لله الذي هداناTobatnya jamaah shufi yang berbuat kesyirikan, kemudian masuk islam dengan bersyahadat dengan syahadat yang benar.Tobat masal dari kelompok sufiy kuburiy, dan mereka masuk islam kembali dengan bersyahadat. Apakah ‘Adzirun akan bertobat dari kekufuran mereka (menamai muysrik sebagai muslim) ataukah akan larut dalam kekufuran mereka..?! Simak penjelasan syaikh muhammad bin abdul wahhab dan syaikh sholih Al fauzanhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/861===Ahli ilmu ( *al-muthowwi’ yang menamai badui musyrik dan kaumnya sebagai muslimin*) dikafirkan oleh badui itu sendiri, setelah badui tersebut belajar islam ke syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhab..Badui di zaman syaikh muhammad bin abdul wahhab mengakui bahwa dirinya dan kaumnya kafir, dan dia mengkafirkan ahli ilmu yang menggap badui dan kaum nya muslimin.Terjemah dn syarah syaikh sholih Al Fauzan حفظه الله bisa di lihat di gambar berikut.https://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/862===Perkataan syaikh muhammad bin ‘Abdul wahhabhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/863===Syarah syaikh sholih Al fauzanhttps://t.me/tauhid_tujuan_kita_diciptakan/864===Sumber semua foto ini : halaman facebook/facebook page bernama : Ngaji Tauhid : https://www.facebook.com/ngajiTauhidOfficial?mibextid=ZbWKwL

بسم الله الرحمن الرحيم Dengan demikian الحمد لله dari Ilmu ini kita bisa mengetahui bahwa aqidah manhaj madzhab nya mereka Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi هداه الله dan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas هداه الله dan Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat هداه الله siapa saja yang memang seperti mereka bukan hanya Murji’ah saja tapi juga Khowarij jadi mereka Murji’ah Khowarij kalau kalian ada persoalan dengan Ilmu ini silahkan kalian minta keterangan kepada Al-Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه الله dan Asy-Syaikh Dr. Isham bin Abdillah As-Sinani وفقه الله InsyaALLAH lalu saya mohon jangan ke saya karena saya sendiri benar-benar Awam bukan Mujtahid bukan Mufti bukan Ustadz bukan Syaikh serta Ulama mutaqaddimin membagi manusia menjadi dua saja : mujtahid dengan segala tingkatannya dan awam. Gak ada yang namanya muttabi’. sebagaimana perkataannya Al-Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه الله dan saya benar-benar berharap kepada ALLAH InsyaALLAH agar menjadikan beliau-beliau tersebut termasuk Ahlus Sunnah Wal Jama’ah As-Salafiyyah Ath-Thoifah Al-Manshuroh Al-Firqotun An-Najiyah yang sesungguhnya dan tidak termasuk orang-orang berada diatas keburukan termasuk yang beralasan dengan maslahat dan mafsadat untuk menutupi diamnya mereka dari mengungkapkan kebenaran dan menuduh orang dengan tidak benar tidak terkecuali saya apabila saya memang dituduh dengan tidak benar sama sekali dan ulama su’u entah itu termasuk ulama su’u daulah atau termasuk ulama su’u ummah dan baghy dan hasad dan sombong dan taqiyyah dan tauriyah yang memang hukum nya harom dan tajassus dan ghibah dan tanaqudh dan semua keburukan yang memang keburukan lainnyaالله يهدينا جميعا الهدايةبارك الله فيكم الله المستعان الله أعلم: Mereka2 yang berdalil dengan kisah muadz yang sujud kepada Rasululloh,kisah dzatul anwath,kisah usamah bin zaid dan kisah orang yang meminta dibakar sama keluarganya karena saking takutnya, untuk membela para musyrikin dengan memberi udzur bil jahl kepada pelaku syirkul akbar maka merekalah sejatinya yang khawarij,Maa syaa Allah penjelasannya Ustadz Jabir Abu UnaisahDinukil dari : Mukhlis Pasaribu وفقه اللهTanggal : 28 Maret 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=6011477542269584&id=100002221945300&mibextid=Nif5oz============Jawaban Indah Syaikh Dr. #Isham bin Abdillâh Sinâni hafidzahullah :[30/3 14.57] مؤسسة الصحابة: أحسن الله إليكم أخ يسأل عن فصة أسامة الذي قتل من شهد أن لا إله إلا الله في المعركة ما هو عذر أسامة إذ لم يكفره النبي صلى الله عليه وسلم ؟ وجزاكم الله خيرا[30/3 16.21] الشيخ عصام السناني: وهل قتل النفس كفر .. لا يكفره الا الخوارج.. لكن كان متأولا فلم يعاقب به[30/3 16.24] مؤسسة الصحابة: أحسن الله إليكم عندنا من يقول إن أسامة يستحل قتله فلم يكفره النبي لأجل التأويل بناء على ذلك من فعل كفرا متأولا يعذر به .. هل يصح هذا الكلام؟ وجزاكم الله خيرا[30/3 18.02] الشيخ عصام السناني: هذا كلام الخوارج[30/3 19.02] مؤسسة الصحابة: الله أكبر !S : Kisah Usamah yang membunuh orang yang bersyahadat disaat perang, apakah udzur Usamah sehingga tidak dikafirkan oleh Nabi ?J : Apakah membunuh termasuk kekufuran ? Tidak ada yang mengkafirkannya kecuali khawarij. Usamah melakukannya karena takwil (salah faham) sehingga beliau tidak dijatuhi sanksi.S : Ditempat kami ada yang mengatakan bahwa Usamah telah menghalalkan pembunuhan tetapi tidak dikafirkan oleh Nabi karena takwil, sehingga artinya barangsiapa yang melakukan kekufuran karena takwil maka ditoleransi .. Apakah perkataan seperti itu benar ?J : Itu pendapat khawarij !!.S : Allâhu akbar !!.Dari WAG IBI yang diasuh ustad Jabir Abu UnaisahOleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 3 Oktober 2020Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=898769480655897&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz====Sumber semua foto ini : halaman facebook/facebook page bernama : Ngaji Tauhid : https://www.facebook.com/ngajiTauhidOfficial?mibextid=ZbWKwL

بسم الله الرحمن الرحيم Dengan demikian الحمد لله dari Ilmu ini kita bisa mengetahui bahwa aqidah manhaj madzhab nya mereka Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi هداه الله dan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas هداه الله dan Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat هداه الله siapa saja yang memang seperti mereka bukan hanya Murji'ah saja … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم Dengan demikian الحمد لله dari Ilmu ini kita bisa mengetahui bahwa aqidah manhaj madzhab nya mereka Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi هداه الله dan Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas هداه الله dan Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat هداه الله siapa saja yang memang seperti mereka bukan hanya Murji’ah saja tapi juga Khowarij jadi mereka Murji’ah Khowarij kalau kalian ada persoalan dengan Ilmu ini silahkan kalian minta keterangan kepada Al-Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه الله dan Asy-Syaikh Dr. Isham bin Abdillah As-Sinani وفقه الله InsyaALLAH lalu saya mohon jangan ke saya karena saya sendiri benar-benar Awam bukan Mujtahid bukan Mufti bukan Ustadz bukan Syaikh serta Ulama mutaqaddimin membagi manusia menjadi dua saja : mujtahid dengan segala tingkatannya dan awam. Gak ada yang namanya muttabi’. sebagaimana perkataannya Al-Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه الله dan saya benar-benar berharap kepada ALLAH InsyaALLAH agar menjadikan beliau-beliau tersebut termasuk Ahlus Sunnah Wal Jama’ah As-Salafiyyah Ath-Thoifah Al-Manshuroh Al-Firqotun An-Najiyah yang sesungguhnya dan tidak termasuk orang-orang berada diatas keburukan termasuk yang beralasan dengan maslahat dan mafsadat untuk menutupi diamnya mereka dari mengungkapkan kebenaran dan menuduh orang dengan tidak benar tidak terkecuali saya apabila saya memang dituduh dengan tidak benar sama sekali dan ulama su’u entah itu termasuk ulama su’u daulah atau termasuk ulama su’u ummah dan baghy dan hasad dan sombong dan taqiyyah dan tauriyah yang memang hukum nya harom dan tajassus dan ghibah dan tanaqudh dan semua keburukan yang memang keburukan lainnyaالله يهدينا جميعا الهدايةبارك الله فيكم الله المستعان الله أعلم: Mereka2 yang berdalil dengan kisah muadz yang sujud kepada Rasululloh,kisah dzatul anwath,kisah usamah bin zaid dan kisah orang yang meminta dibakar sama keluarganya karena saking takutnya, untuk membela para musyrikin dengan memberi udzur bil jahl kepada pelaku syirkul akbar maka merekalah sejatinya yang khawarij,Maa syaa Allah penjelasannya Ustadz Jabir Abu UnaisahDinukil dari : Mukhlis Pasaribu وفقه اللهTanggal : 28 Maret 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=6011477542269584&id=100002221945300&mibextid=Nif5oz============Jawaban Indah Syaikh Dr. #Isham bin Abdillâh Sinâni hafidzahullah :[30/3 14.57] مؤسسة الصحابة: أحسن الله إليكم أخ يسأل عن فصة أسامة الذي قتل من شهد أن لا إله إلا الله في المعركة ما هو عذر أسامة إذ لم يكفره النبي صلى الله عليه وسلم ؟ وجزاكم الله خيرا[30/3 16.21] الشيخ عصام السناني: وهل قتل النفس كفر .. لا يكفره الا الخوارج.. لكن كان متأولا فلم يعاقب به[30/3 16.24] مؤسسة الصحابة: أحسن الله إليكم عندنا من يقول إن أسامة يستحل قتله فلم يكفره النبي لأجل التأويل بناء على ذلك من فعل كفرا متأولا يعذر به .. هل يصح هذا الكلام؟ وجزاكم الله خيرا[30/3 18.02] الشيخ عصام السناني: هذا كلام الخوارج[30/3 19.02] مؤسسة الصحابة: الله أكبر !S : Kisah Usamah yang membunuh orang yang bersyahadat disaat perang, apakah udzur Usamah sehingga tidak dikafirkan oleh Nabi ?J : Apakah membunuh termasuk kekufuran ? Tidak ada yang mengkafirkannya kecuali khawarij. Usamah melakukannya karena takwil (salah faham) sehingga beliau tidak dijatuhi sanksi.S : Ditempat kami ada yang mengatakan bahwa Usamah telah menghalalkan pembunuhan tetapi tidak dikafirkan oleh Nabi karena takwil, sehingga artinya barangsiapa yang melakukan kekufuran karena takwil maka ditoleransi .. Apakah perkataan seperti itu benar ?J : Itu pendapat khawarij !!.S : Allâhu akbar !!.Dari WAG IBI yang diasuh ustad Jabir Abu UnaisahOleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 3 Oktober 2020Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=898769480655897&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz====Sumber semua foto ini : halaman facebook/facebook page bernama : Ngaji Tauhid : https://www.facebook.com/ngajiTauhidOfficial?mibextid=ZbWKwL

الشيخ محمد بن صالح العتسيمين رحمه الله :‏إذا كان الشيء كله لله⁣‏إن أخذ منك شيئاً فهو ملكه⁣‏وإن أعطاك شيئاً فهو ملكه ⁣‏فكيف تسخط !⁣(شرح رياض الصالحين ١/٢٠٧)Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah :⁣‏إذا كان الشيء كله لله⁣‏إن أخذ منك شيئاً فهو ملكه⁣‏وإن أعطاك شيئاً فهو ملكه ⁣‏فكيف تسخط !⁣⁣“Jika diketahui segala sesuatu hanya milik Allah, maka tatkala Allah mengambil sesuatu darimu, maka itupun milik Allah. Dan bila Allah memberi engkau sesuatu, maka itu juga milik Allah. Lantas mengapa engkau marah (tidak rela jika Allah mengambil sesuatu darimu).”⁣(Syarh Riyadhusshalihin : 1/207)⁣

الشيخ محمد بن صالح العتسيمين رحمه الله :‏إذا كان الشيء كله لله⁣‏إن أخذ منك شيئاً فهو ملكه⁣‏وإن أعطاك شيئاً فهو ملكه ⁣‏فكيف تسخط !⁣(شرح رياض الصالحين ١/٢٠٧)Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah :⁣‏إذا كان الشيء كله لله⁣‏إن أخذ منك شيئاً فهو ملكه⁣‏وإن أعطاك شيئاً فهو ملكه ⁣‏فكيف تسخط !⁣⁣“Jika diketahui segala sesuatu hanya milik … Lanjutkan membaca الشيخ محمد بن صالح العتسيمين رحمه الله :‏إذا كان الشيء كله لله⁣‏إن أخذ منك شيئاً فهو ملكه⁣‏وإن أعطاك شيئاً فهو ملكه ⁣‏فكيف تسخط !⁣(شرح رياض الصالحين ١/٢٠٧)Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah :⁣‏إذا كان الشيء كله لله⁣‏إن أخذ منك شيئاً فهو ملكه⁣‏وإن أعطاك شيئاً فهو ملكه ⁣‏فكيف تسخط !⁣⁣“Jika diketahui segala sesuatu hanya milik Allah, maka tatkala Allah mengambil sesuatu darimu, maka itupun milik Allah. Dan bila Allah memberi engkau sesuatu, maka itu juga milik Allah. Lantas mengapa engkau marah (tidak rela jika Allah mengambil sesuatu darimu).”⁣(Syarh Riyadhusshalihin : 1/207)⁣

Mirip musibah ini, kematian Syaikh Sulaiman bin Abdullah cucu Syaikh Muhammad bin Abdulwahhab, ditahun 1244 itu beliau dibantai oleh taghut turkey utsmani karena dakwah tauhid yang beliau emban bertentangan dengan kesyirikan kesyirikan taghut, tubuh beliau hancur berserakan di pekuburan Dir’iyah. Semoga Allah merahmati Syaikh Sulaiman dan menempatkan beliau di sorgaNya.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 24 Januari 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid03Sc8AbVVb8L1jy8PpQ6Lq5Tzd9TcBK56Vo2fvqN3xxqkELQ59f2kexW46N5FnR5dl&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz===09 Jumadilakir 544 mereka menyebutkan kematian Qadhi Iyadh dibunuh dan dimutilasi oleh Ibnu Tumrit penguasa Afrika kemudian serpihan jasad beliau dikuburkan tanpa dimandikan ataupun dishalati bahkan area pekuburanpun dijadikan perkampungan kaum nasrani … Semua karena beliau menolak perintah penguasa agar menulis buku tentang Kemaksuman dan Kemahdiyan penguasa. Semoga Allah merahmati Qadhi Iyadh bin Musa Al MarakisyiOleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 23 Januari 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid07dFeV3eVAeHvwGCjajgGbgPbmD6pzU7DC8psn9KaWveHEbP6ZUXApABKrc5nt4t7l&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz

Mirip musibah ini, kematian Syaikh Sulaiman bin Abdullah cucu Syaikh Muhammad bin Abdulwahhab, ditahun 1244 itu beliau dibantai oleh taghut turkey utsmani karena dakwah tauhid yang beliau emban bertentangan dengan kesyirikan kesyirikan taghut, tubuh beliau hancur berserakan di pekuburan Dir'iyah. Semoga Allah merahmati Syaikh Sulaiman dan menempatkan beliau di sorgaNya.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah … Lanjutkan membaca Mirip musibah ini, kematian Syaikh Sulaiman bin Abdullah cucu Syaikh Muhammad bin Abdulwahhab, ditahun 1244 itu beliau dibantai oleh taghut turkey utsmani karena dakwah tauhid yang beliau emban bertentangan dengan kesyirikan kesyirikan taghut, tubuh beliau hancur berserakan di pekuburan Dir’iyah. Semoga Allah merahmati Syaikh Sulaiman dan menempatkan beliau di sorgaNya.Oleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 24 Januari 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid03Sc8AbVVb8L1jy8PpQ6Lq5Tzd9TcBK56Vo2fvqN3xxqkELQ59f2kexW46N5FnR5dl&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz===09 Jumadilakir 544 mereka menyebutkan kematian Qadhi Iyadh dibunuh dan dimutilasi oleh Ibnu Tumrit penguasa Afrika kemudian serpihan jasad beliau dikuburkan tanpa dimandikan ataupun dishalati bahkan area pekuburanpun dijadikan perkampungan kaum nasrani … Semua karena beliau menolak perintah penguasa agar menulis buku tentang Kemaksuman dan Kemahdiyan penguasa. Semoga Allah merahmati Qadhi Iyadh bin Musa Al MarakisyiOleh : Ustadz Jabir Abu Unaisah وفقه اللهTanggal : 23 Januari 2021Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid07dFeV3eVAeHvwGCjajgGbgPbmD6pzU7DC8psn9KaWveHEbP6ZUXApABKrc5nt4t7l&id=100015685594811&mibextid=Nif5oz