Hukum selain hukum Allah yang diterapkan ternyata berkesesuaian dengan hukum Allah ? (Misal hukum mati bagi pembunuh), maka mereka tetap dianggap bermaksiat apakah hukum yang mereka terapkan sesuai dengan syari’at atau tidak. Karena jika sesuai sekalipun ini hanya faktor kebetulan, bukan dilandasi ingin menetapkan hukum syar’i.

hal ini disebutkan oleh Al-Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim (jilid 12 hal. 13) maupun Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim (Mufti Saudi sebelum era Asy-syaikh Bin Baz sekaligus guru beliau) dalam Majmu’ Al-Fatawa beliau (jilid 12 hal. 262), dikutip dari Subulussalam syarh Nawaqidh al-Islam hal 127 (catatan kaki)

Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin
Tanggal : 25 Mei 2019
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0r1ThRV8xoMWr5urxw42tdBNbutGoPobNWeefeedZN6qPTGmekqr9mafd7NtXz9z2l&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz

Mau sesuai atau tidak, tetap bermaksiat karena tidak didasari ingin menegakkan hukum Allah

Oleh : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin
Tanggal : 25 Mei 2019
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0r1ThRV8xoMWr5urxw42tdBNbutGoPobNWeefeedZN6qPTGmekqr9mafd7NtXz9z2l&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz