Statemen Bapak murjiah jahmiyyah Indonesia penggembos jihad ambon dan Poso di tanggapi oleh syaikh abdullah bin Abdurrahman aljarbu karena tidak bisa membedakan macam dan jenis takfir
Berikut tanggapan beliau:
Pernyataan ini adalah pernyataan orang bodoh, orang yang melakukan kesyirikan dan meyakini terhadap ahli kubur dengan keyakinan bahwa mereka bisa mengatur dan memberikan kepadanya, Inilah orang kafir yang tidak akan pernah menjadi muslim dan tidak butuh iqomatul hujjah . Iqomatul hujjah hanya ada pada hakim, apabila dia mau memutus kemurtadan dan pembunuhannya,maka dia harus dimintai bertaubat dan dijelaskan diterangkan kepadanya.
Demikian pula orang musyrik kafir bodoh ini yang belum dijelas Kepadanya, jika kita ditanya, “Apakah kamu mengatakan bahwa dia akan kekal selamanya di Neraka?”
kita akan berkata, “Allah Maha Mengetahui tentang ini.” Mungkin dia akan dimaafkan karena ketidaktahuannya, sehingga dia akan diuji.
Adapun fakta bahwa dia adalah seorang kafir, dia adalah seorang kafir, dan dalam satu waktu tidak mungkin dia menjadi seorang muslim sedangkan dia musyrik .
Orng yang berbicara (yazid jawas) ini adalah orang yang bodoh, meskipun ilmunya banyak, namun dia tidak mengetahui tentang pokok agama islam. tidak tahu apa agama Islam. Islam itu Hanifiyyah, agama Ibrahim. Inilah Islam. Siapa yang tidak menganut Hanifiyyah, maka ia sama sekali bukan Muslim.
Orang Ini (yazid jawas) bodoh. Semoga Allah memberkatimu
Versi arabic:
https://youtu.be/inmIfhF4M-I?si=aLzb9hJq3hX6elD4
Dinukil dari halaman Facebook bernama : Ngaji Tauhid
Tanggal : 5 Desember 2023
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02Qu2t11pAxAgW9rjoxYRn4nJtyEXGgE3w3Bi3vRN1L1gdMxzczv6576mrQwgw1bctl&id=100064319037052&mibextid=Nif5oz