Tatkala pada tahun 699 Hijriyah Tartar hendak menginvasi Halab (Aleppo), maka tentara Mesir mundur sedang yang tersisa hanya tentara Syam. Lalu Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah menulis risalah jihadiyyah kepada kaum muslimin agar tetap semangat membela agama ini.
Diantara isi tulisan beliau ini adalah bahwasanya fitnah ini telah memecah manusia menjadi tiga kelompok:
1. ath-Thaifah al-Manshurah (kelompok yang ditolong).
2. ath-Thaifah al-Mukhalifah (kelompok yang menyelisihi/orang-orang kafir).
3. ath-Thaifah al-Mukhadzdzilah (kelompok penggembos).
Lalu beliau mengatakan:
فلينظر الرجل أيكون من الطائفة المنصورة أم من الخاذلة أم من المخالفة
“Hendaknya seseorang memperhatikan, apakah ia berada di kubu thaifah manshurah, penggembos atau orang-orang kafir”.
Sampai beliau mengatakan:
فما بقي قسم رابع
“Tidak ada yang namanya kelompok keempat”.
Sumber: Majmu’atul Fatawa juz 28 hal 528-529.
Salah seorang ulama HTS yaitu Mahmud al-Hubaisy dalam khutbah Jum’at di Idlib mengatakan bahwasanya rezim-rezim Arab itu seperti pohon Ghorqod yang melindungi Yahudi.
Oleh : Ustadz Abu Bakr Al-Banjari
Tanggal : 7 November 2023
Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0gBNHDPUUxzqerxGSET6cC648NzYKh4PLFuX4NAdXi6C4czSg9PKzVQ5o3cmavmxkl&id=61550369582263&mibextid=Nif5oz
