Seruan Boikot Haruslah Diiringi Kemandirian Ekonomi Umat31 Desember 2023 Dinukil dari : Ustadz Anshari Taslim وفقه الله”Dalam artikel yang lalu saya telah menyinggung wacana boikot sebagai salah satu senjata jihad kaum muslimin non militer. Salah satu peristiwa yang ingin saya jadikan pengantar dalam tulisan ini adalah hubungan diplomatik antara khalifah Bani Umayyah dengan Romawi dalam satu kasus sebagaimana diperoleh keterangan dari kitab Bughyatu Ath-Thalab fii Tarikh Halab karya Ibnu Al-‘Adim jilid 7 hal. 3194. Berikut kisahnya:Sebagaimana diketahui bahwa dinar itu diimport dari Romawi, lalu Romawi mengimpor kertas dari negeri khilafah Umawiyah. Waktu itu yang jadi khalifah adalah Abdul Malik bin Marwan. Maka tiap mau kirim kertas Abdul Malik menyelipkan dakwah berupa ayat Al-Quran surah An-Nisa ayat 118 di kertas notanya. Lalu raja romawi minta dibacakan apa maksud tulisan itu, maka penasehatnya mengatakan itu artinya menghina tuhan kita. Maka Raja Romawi pun marah lalu menulis balasan kepada Abdul Malik bin Marwan: “Kalau kau tulis ini lagi maka aku akan menulis balas menghina nabimu.”Ancaman itu membuat Abdul Malik mulai ngeper, sampai akhirnya datang Khalid bin Yazid bin Mu’awiyah menyemangatinya dan memberi saran; kita hentikan import dinar dari mereka dan cetaklah dinar sendiri lalu jangan lagi ekspor kertas ke mereka. Mereka pasti butuh dan minta kepada kita. Kalau mereka minta maka harus ikut aturan kita. Abdul Malik pun melakukan saran itu dan jadilah dia pemimpin Islam pertama yang mencetak dinar.Dari sini kita lihat bahwa pemerintahan khalifah Islamiyyah berusaha untuk mandiri dalam hal produksi dan industri untuk mencukupi kebutuhan sendiri agar tak tergantung kepada negara kafir. Lalu bertekad akan boikot ekspor kertas bila pemerintah Romawi menghina Rasulullah ﷺ‎.Ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri buat umat Islam yang bersemangat menegakkan agamanya. Kita melihat umat ini memiliki banyak pejuang keras tapi belum tentu cerdas. Seruan boikot menggema, tapi tak banyak yang bisa menyediakan produk penggantinya. Ingat: “Boikot tidak akan berjalan mulus tanpa usaha mendirikan kemandirian ekonomi umat!”Banyak produk yang sangat vital untuk mendukung jihad dan penegakkan agama Allah, ironisnya kaum muslimin malah bergantung pada produk orang kafir, seperti senjata perang, kendaraan tempur dan lain sebagainya. Apakah tidak ada kaum muslimin yang mampu membuatnya? Dipastikan banyak yang mampu, persoalannya siapa yang mau mengatur? Ini adalah peran negara, selama rezim penguasanya bukan syariat oriented dan dijangkiti penyakit wahn (cinta dunia dan takut jihad) maka tak akan ada yang mau ambil risiko bersaing dengan barat membuat senjata.Sektor teknologi dan informasi juga demikian. Produk computer dan perangkatnya masih bergantung pada produk Barat bahkan produk pendukung Zionisme. Bukannya tak mampu membuat, tapi produk semacam ini bukan sekedar dibuat, tapi di-menej dengan benar agar bisa bersaing di pasaran. Lalu mengapa umat Islam tidak berusaha memenejnya?Kritik internal kita adalah bahwa kita belum menyusun strategi kongkrit jangka panjang dan lebih suka terpaku pada nostalgia atau utopia, atau letupan semangat sesaat yang cepat redup diterpa masa. Kalau kita berkaca pada musuh, maka kita akan lihat bagaimana gerakan Zionisme begitu tersusun rapi dengan perencanaan yang matang sehingga Yahudi yang hanya sekian puluh juta orang bisa menguasai dan mengendalikan perekonomian dunia.Selain itu, sebagai pemula kalau kita terjun ke dunia manufaktur tentu sudah ketinggalan jauh dengan yang sudah ada sebelum kita lahir. Mereka telah menguasai jaringan pemasaran, tapi yang paling penting dari itu semua adalah quality control (QC) terhadap produk. Banyak produk muslim saat ini yang berusaha launching ternyata kalah kualitas. Atau kalaupun di awal kualitasnya bagus sering kali berubah menurun karena lemahnya sistem kualitas kontrolnya.Tapi jangan menyerah, inilah jihad. Tak ada jihad yang mudah dan santai. Kalau semua ini kita niatkan atas dasar jihad di jalan Allah maka ingatlah bahwa:وَاَنَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ “…. sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang mukmin.” – QS. Ali Imran ayat:171Meski demikian, tetaplah harus disusun langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat ini. Beberapa langkah yang harus diperhatikan adalah:Pertama, membangun kesadaran dengan meluruskan niat bahwa usaha ini adalah jihad fii sabilillah. Sehingga muatan ideologi harus ada pada setiap individu pelaksananya dari tingkat pimpinan sampai yang paling bawah.Kedua, penyatuan visi dengan musyawarah strategis, menyatukan langkah sinergis agar tidak berbenturan dengan usaha lain yang membuat gerakan menghadapi masalah yang tidak perlu, atau konflik internal.Ketiga, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan sistem manajerial yang profesional. Tidak boleh bersandar hanya pada slogan ekonomi umat, tapi kualitas tidak dijaga, pelayanan buruk, distribusi tidak lancar. Ini yang banyak terjadi di beberapa jenis usaha milik kaum muslimin sehingga kalah bersaing dengan produk kafir atau yang memberikan keuntungan kepada musuh Islam.Analisa SWOT dan SMART harus ketat diterapkan pada semua lini, begitu pula manajemen risiko harus benar-benar diperhatikan sehingga gerakan ini mampu mengambil langkah yang efektif dan efisien bila menemui hambatan dan tantangan.”Dinukil dari : https://sabili.id/seruan-boikot-haruslah-diiringi-kemandirian-ekonomi-umat/.

Seruan Boikot Haruslah Diiringi Kemandirian Ekonomi Umat31 Desember 2023 Dinukil dari : Ustadz Anshari Taslim وفقه الله"Dalam artikel yang lalu saya telah menyinggung wacana boikot sebagai salah satu senjata jihad kaum muslimin non militer. Salah satu peristiwa yang ingin saya jadikan pengantar dalam tulisan ini adalah hubungan diplomatik antara khalifah Bani Umayyah dengan Romawi dalam … Lanjutkan membaca Seruan Boikot Haruslah Diiringi Kemandirian Ekonomi Umat31 Desember 2023 Dinukil dari : Ustadz Anshari Taslim وفقه الله”Dalam artikel yang lalu saya telah menyinggung wacana boikot sebagai salah satu senjata jihad kaum muslimin non militer. Salah satu peristiwa yang ingin saya jadikan pengantar dalam tulisan ini adalah hubungan diplomatik antara khalifah Bani Umayyah dengan Romawi dalam satu kasus sebagaimana diperoleh keterangan dari kitab Bughyatu Ath-Thalab fii Tarikh Halab karya Ibnu Al-‘Adim jilid 7 hal. 3194. Berikut kisahnya:Sebagaimana diketahui bahwa dinar itu diimport dari Romawi, lalu Romawi mengimpor kertas dari negeri khilafah Umawiyah. Waktu itu yang jadi khalifah adalah Abdul Malik bin Marwan. Maka tiap mau kirim kertas Abdul Malik menyelipkan dakwah berupa ayat Al-Quran surah An-Nisa ayat 118 di kertas notanya. Lalu raja romawi minta dibacakan apa maksud tulisan itu, maka penasehatnya mengatakan itu artinya menghina tuhan kita. Maka Raja Romawi pun marah lalu menulis balasan kepada Abdul Malik bin Marwan: “Kalau kau tulis ini lagi maka aku akan menulis balas menghina nabimu.”Ancaman itu membuat Abdul Malik mulai ngeper, sampai akhirnya datang Khalid bin Yazid bin Mu’awiyah menyemangatinya dan memberi saran; kita hentikan import dinar dari mereka dan cetaklah dinar sendiri lalu jangan lagi ekspor kertas ke mereka. Mereka pasti butuh dan minta kepada kita. Kalau mereka minta maka harus ikut aturan kita. Abdul Malik pun melakukan saran itu dan jadilah dia pemimpin Islam pertama yang mencetak dinar.Dari sini kita lihat bahwa pemerintahan khalifah Islamiyyah berusaha untuk mandiri dalam hal produksi dan industri untuk mencukupi kebutuhan sendiri agar tak tergantung kepada negara kafir. Lalu bertekad akan boikot ekspor kertas bila pemerintah Romawi menghina Rasulullah ﷺ‎.Ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri buat umat Islam yang bersemangat menegakkan agamanya. Kita melihat umat ini memiliki banyak pejuang keras tapi belum tentu cerdas. Seruan boikot menggema, tapi tak banyak yang bisa menyediakan produk penggantinya. Ingat: “Boikot tidak akan berjalan mulus tanpa usaha mendirikan kemandirian ekonomi umat!”Banyak produk yang sangat vital untuk mendukung jihad dan penegakkan agama Allah, ironisnya kaum muslimin malah bergantung pada produk orang kafir, seperti senjata perang, kendaraan tempur dan lain sebagainya. Apakah tidak ada kaum muslimin yang mampu membuatnya? Dipastikan banyak yang mampu, persoalannya siapa yang mau mengatur? Ini adalah peran negara, selama rezim penguasanya bukan syariat oriented dan dijangkiti penyakit wahn (cinta dunia dan takut jihad) maka tak akan ada yang mau ambil risiko bersaing dengan barat membuat senjata.Sektor teknologi dan informasi juga demikian. Produk computer dan perangkatnya masih bergantung pada produk Barat bahkan produk pendukung Zionisme. Bukannya tak mampu membuat, tapi produk semacam ini bukan sekedar dibuat, tapi di-menej dengan benar agar bisa bersaing di pasaran. Lalu mengapa umat Islam tidak berusaha memenejnya?Kritik internal kita adalah bahwa kita belum menyusun strategi kongkrit jangka panjang dan lebih suka terpaku pada nostalgia atau utopia, atau letupan semangat sesaat yang cepat redup diterpa masa. Kalau kita berkaca pada musuh, maka kita akan lihat bagaimana gerakan Zionisme begitu tersusun rapi dengan perencanaan yang matang sehingga Yahudi yang hanya sekian puluh juta orang bisa menguasai dan mengendalikan perekonomian dunia.Selain itu, sebagai pemula kalau kita terjun ke dunia manufaktur tentu sudah ketinggalan jauh dengan yang sudah ada sebelum kita lahir. Mereka telah menguasai jaringan pemasaran, tapi yang paling penting dari itu semua adalah quality control (QC) terhadap produk. Banyak produk muslim saat ini yang berusaha launching ternyata kalah kualitas. Atau kalaupun di awal kualitasnya bagus sering kali berubah menurun karena lemahnya sistem kualitas kontrolnya.Tapi jangan menyerah, inilah jihad. Tak ada jihad yang mudah dan santai. Kalau semua ini kita niatkan atas dasar jihad di jalan Allah maka ingatlah bahwa:وَاَنَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ “…. sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang mukmin.” – QS. Ali Imran ayat:171Meski demikian, tetaplah harus disusun langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat ini. Beberapa langkah yang harus diperhatikan adalah:Pertama, membangun kesadaran dengan meluruskan niat bahwa usaha ini adalah jihad fii sabilillah. Sehingga muatan ideologi harus ada pada setiap individu pelaksananya dari tingkat pimpinan sampai yang paling bawah.Kedua, penyatuan visi dengan musyawarah strategis, menyatukan langkah sinergis agar tidak berbenturan dengan usaha lain yang membuat gerakan menghadapi masalah yang tidak perlu, atau konflik internal.Ketiga, membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan sistem manajerial yang profesional. Tidak boleh bersandar hanya pada slogan ekonomi umat, tapi kualitas tidak dijaga, pelayanan buruk, distribusi tidak lancar. Ini yang banyak terjadi di beberapa jenis usaha milik kaum muslimin sehingga kalah bersaing dengan produk kafir atau yang memberikan keuntungan kepada musuh Islam.Analisa SWOT dan SMART harus ketat diterapkan pada semua lini, begitu pula manajemen risiko harus benar-benar diperhatikan sehingga gerakan ini mampu mengambil langkah yang efektif dan efisien bila menemui hambatan dan tantangan.”Dinukil dari : https://sabili.id/seruan-boikot-haruslah-diiringi-kemandirian-ekonomi-umat/.

MINTA DOA KEPADA MAYITSebab kaburnya persoalan hukum minta doa kepada orang mati hingga muncul dari barisan salafiyin bahkan da’inya yang mengatakan “hukumnya bid’ah” atau “boleh dan bukan syirik” dijelaskan oleh Syaikh Abdul Lathif Ar-Rawi dalam Al I’lam:”Tapi akibat merebaknya kejahilan dan bahasa asing serta akibat mengikuti hawa nafsu dan setan dari bangsa jin dan manusia jadilah perkara ini termasuk persoalan-persoalan yang samar bagi sebagian orang bahkan bagi orang yang mengaku berilmu atau sebagai penuntut ilmu. Laa hawlaa walaa quwwata illa billah.Sehingga jadilah kebanyakan dari orang-orang sesat itu menyebarkan kebatilan-kebatilan mereka dengan cara memotong ucapan ulama dan melarikannya dari konteksnya. Bahkan dengan cara melalui hadits-hadits serta atsar-atsar palsu dan dibuat-buat (dusta). Terkadang juga dengan cara bersandar kepada ulama-ulama quburi kontemporer yang menisbatkan diri-diri mereka kepada sebagian mazhab-mazhab fikih. Pada hakikatnya mereka tidak mendatangkan hal baru. Karena syubhat-syubhat mereka pada hakikatnya adalah syubhat para pendahulu mereka dari pada quburiyin yang berpaling dari Allah kepada pusara-pusara kuburan dan kubah-kubah.”Oleh : Jafar Shalih وفقه اللهTanggal : 28 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0TE3j5CLpct1v5B32y6gBYamE3ZYMGNE4qQ7H5JdpHFdtZoDH8rBTNwTX5yzWC5tVl&id=100010660082711

MINTA DOA KEPADA MAYITSebab kaburnya persoalan hukum minta doa kepada orang mati hingga muncul dari barisan salafiyin bahkan da'inya yang mengatakan "hukumnya bid'ah" atau "boleh dan bukan syirik" dijelaskan oleh Syaikh Abdul Lathif Ar-Rawi dalam Al I'lam:"Tapi akibat merebaknya kejahilan dan bahasa asing serta akibat mengikuti hawa nafsu dan setan dari bangsa jin dan manusia … Lanjutkan membaca MINTA DOA KEPADA MAYITSebab kaburnya persoalan hukum minta doa kepada orang mati hingga muncul dari barisan salafiyin bahkan da’inya yang mengatakan “hukumnya bid’ah” atau “boleh dan bukan syirik” dijelaskan oleh Syaikh Abdul Lathif Ar-Rawi dalam Al I’lam:”Tapi akibat merebaknya kejahilan dan bahasa asing serta akibat mengikuti hawa nafsu dan setan dari bangsa jin dan manusia jadilah perkara ini termasuk persoalan-persoalan yang samar bagi sebagian orang bahkan bagi orang yang mengaku berilmu atau sebagai penuntut ilmu. Laa hawlaa walaa quwwata illa billah.Sehingga jadilah kebanyakan dari orang-orang sesat itu menyebarkan kebatilan-kebatilan mereka dengan cara memotong ucapan ulama dan melarikannya dari konteksnya. Bahkan dengan cara melalui hadits-hadits serta atsar-atsar palsu dan dibuat-buat (dusta). Terkadang juga dengan cara bersandar kepada ulama-ulama quburi kontemporer yang menisbatkan diri-diri mereka kepada sebagian mazhab-mazhab fikih. Pada hakikatnya mereka tidak mendatangkan hal baru. Karena syubhat-syubhat mereka pada hakikatnya adalah syubhat para pendahulu mereka dari pada quburiyin yang berpaling dari Allah kepada pusara-pusara kuburan dan kubah-kubah.”Oleh : Jafar Shalih وفقه اللهTanggal : 28 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0TE3j5CLpct1v5B32y6gBYamE3ZYMGNE4qQ7H5JdpHFdtZoDH8rBTNwTX5yzWC5tVl&id=100010660082711

بسم الله الرحمن الرحيم ===MasyaAllah pernyataan tegas dari wanita Muslimah India:”Kami tidak berjuang membela hijab karena dia adalah hak konstitusi, tapi kami membelanya karena sebab mengikuti tuntunan Allah dan rasul Nya”…Yang semacam ini harus ditiru oleh umat islam lainnya, bahwa kita berislam dan bersyariat itu dasarnya adalah ketundukan pada perintah Allah, bukan karena human rights(hak asasi manusia), kebebasan berekspresi, atau yg semacam nya. Karena klo pake “bahasa” atau “istilah” yg lain, maka tujuan dan implementasi nya pun bisa jauh berbeda dan melenceng dari apa yg diinginkan syariat. Maka hendaknya seorang muslim memperhatikan perkara yg semacam ini. ..Jangan lupa Doakan saudari saudari muslimah kita di India…Dinukil dari akun instagram bernama : kutipanfaedahTanggal :13 Februari 2022Sumber : https://www.instagram.com/reel/CZ4i6aulvq6/?igsh=MXR1bWozbmtmMjl2YQ==.

بسم الله الرحمن الرحيم ===MasyaAllah pernyataan tegas dari wanita Muslimah India:"Kami tidak berjuang membela hijab karena dia adalah hak konstitusi, tapi kami membelanya karena sebab mengikuti tuntunan Allah dan rasul Nya"...Yang semacam ini harus ditiru oleh umat islam lainnya, bahwa kita berislam dan bersyariat itu dasarnya adalah ketundukan pada perintah Allah, bukan karena human rights(hak … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم ===MasyaAllah pernyataan tegas dari wanita Muslimah India:”Kami tidak berjuang membela hijab karena dia adalah hak konstitusi, tapi kami membelanya karena sebab mengikuti tuntunan Allah dan rasul Nya”…Yang semacam ini harus ditiru oleh umat islam lainnya, bahwa kita berislam dan bersyariat itu dasarnya adalah ketundukan pada perintah Allah, bukan karena human rights(hak asasi manusia), kebebasan berekspresi, atau yg semacam nya. Karena klo pake “bahasa” atau “istilah” yg lain, maka tujuan dan implementasi nya pun bisa jauh berbeda dan melenceng dari apa yg diinginkan syariat. Maka hendaknya seorang muslim memperhatikan perkara yg semacam ini. ..Jangan lupa Doakan saudari saudari muslimah kita di India…Dinukil dari akun instagram bernama : kutipanfaedahTanggal :13 Februari 2022Sumber : https://www.instagram.com/reel/CZ4i6aulvq6/?igsh=MXR1bWozbmtmMjl2YQ==.

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله الحمد لله على كل حالDemi ALLAH DEMI ALLAH sekali lagi Demi ALLAH kita men takfir mu’ayyan mentri pertahanan negara kafir republik indonesia Prabowo Subianto Prabowo Subianto adalah kafir musyrik najis bukan muslim muwahhidTelah di ketahui kufur akbar nya Prabowo Subianto adalah sujud kepada kuburan Semoga ALLAH AL-JABBAR segara menegakkan khilafah ala minhajin nubuwah dengan kholifah nya adalah Muslim Ahlus Sunnah Muwahhid Mushlih Sholih yang termasuk keturunan Bani Qurayish bukan dari yang sama sekali bukan termasuk keturunan Bani Qurayish semisal bani saudi,bani utsman ghazi,dan semua Bani yang bukan termasuk keturunan Bani Qurayish نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة في عافية من الأمم المتحدة والمرجئة والخوارج والقومية والديمقراطية والعلمانية والليبرالية والوحدة الدينية واليهودية والنصرانية والشنتوية والبوذية والأشعرية والماتريدية والصوفية والشيعة روافضة والمفوضة والبراهمية والشيوعية اشتراكية والرأسمالية والمدرسة جاهلية وكل شر semoga ALLAH AL-JABBAR memenangkan muslimin Ahlus Sunnah Wal Jama’ah fi ‘afiyah dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan murji’ah dan khowarij dan nasionalisme dan demokrasi dan sekulerisme dan liberalisme dan pluralisme dan yahudi dan nashoro dan shinto dan buddha dan asy’ariyyah dan maturidiyyah dan sufiyyah dan syi’ah rafidhoh dan mufawwidah dan brahmanisme dan komunisme sosialisme dan kapitalisme dan madrosah jahiliyah dan semua keburukanMay ALLAH AL-JABBAR win Muslimin Ahlus Sunnah Wal Jama’ah fi ‘afiyah from UN (United Nations) and murji’ah and khowarij and nationalism and democracy and secularism and liberalism and pluralism and yahud (Judaism) and nashoro (christian and the like) and shinto and buddhism and ash’ariyyah and maturidiyyah and sufiyyah and shi’ah rafidhoh and mufawwidah and brahmanism and communism socialism and capitalism and madrosah jahiliyah and all badآمينالله المستعان والله أعلم

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله الحمد لله على كل حالDemi ALLAH DEMI ALLAH sekali lagi Demi ALLAH kita men takfir mu'ayyan mentri pertahanan negara kafir republik indonesia Prabowo Subianto Prabowo Subianto adalah kafir musyrik najis bukan muslim muwahhidTelah di ketahui kufur akbar nya Prabowo Subianto adalah sujud kepada kuburan Semoga ALLAH AL-JABBAR segara menegakkan … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله الحمد لله على كل حالDemi ALLAH DEMI ALLAH sekali lagi Demi ALLAH kita men takfir mu’ayyan mentri pertahanan negara kafir republik indonesia Prabowo Subianto Prabowo Subianto adalah kafir musyrik najis bukan muslim muwahhidTelah di ketahui kufur akbar nya Prabowo Subianto adalah sujud kepada kuburan Semoga ALLAH AL-JABBAR segara menegakkan khilafah ala minhajin nubuwah dengan kholifah nya adalah Muslim Ahlus Sunnah Muwahhid Mushlih Sholih yang termasuk keturunan Bani Qurayish bukan dari yang sama sekali bukan termasuk keturunan Bani Qurayish semisal bani saudi,bani utsman ghazi,dan semua Bani yang bukan termasuk keturunan Bani Qurayish نسأل الله الجبار أن ينصر المسلمين أهل السنة والجماعة في عافية من الأمم المتحدة والمرجئة والخوارج والقومية والديمقراطية والعلمانية والليبرالية والوحدة الدينية واليهودية والنصرانية والشنتوية والبوذية والأشعرية والماتريدية والصوفية والشيعة روافضة والمفوضة والبراهمية والشيوعية اشتراكية والرأسمالية والمدرسة جاهلية وكل شر semoga ALLAH AL-JABBAR memenangkan muslimin Ahlus Sunnah Wal Jama’ah fi ‘afiyah dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan murji’ah dan khowarij dan nasionalisme dan demokrasi dan sekulerisme dan liberalisme dan pluralisme dan yahudi dan nashoro dan shinto dan buddha dan asy’ariyyah dan maturidiyyah dan sufiyyah dan syi’ah rafidhoh dan mufawwidah dan brahmanisme dan komunisme sosialisme dan kapitalisme dan madrosah jahiliyah dan semua keburukanMay ALLAH AL-JABBAR win Muslimin Ahlus Sunnah Wal Jama’ah fi ‘afiyah from UN (United Nations) and murji’ah and khowarij and nationalism and democracy and secularism and liberalism and pluralism and yahud (Judaism) and nashoro (christian and the like) and shinto and buddhism and ash’ariyyah and maturidiyyah and sufiyyah and shi’ah rafidhoh and mufawwidah and brahmanism and communism socialism and capitalism and madrosah jahiliyah and all badآمينالله المستعان والله أعلم

بسم الله الرحمن الرحيم ===”Bid’ah terbesar sekte Murji’ah adalah pemberian Udzur Bil Jahl secara mutlak tanpa merinci atau terdoktrin dengan kalimat “kita tidak mengetahui isi hatinya.”Pengaruh negatif dari aliran Murji’ah ini adalah:1. Aliran Murji’ah meyakini bahwa suatu perbuatan (amal) tidak mempengaruhi keimanan seseorang, sehingga banyak orang menyatakan yang penting “hatinya”, dan perbuatan maksiat yang dilakukannya tersebut seakan-akan tidak mempengaruhi keimanan di hatinya. 2. Aliran Murji’ah menyamakan antara orang yang shalih dengan yang tidak, dan orang yang istiqamah di atas agama Allah dengan orang yang fasik. Sebab menurut mereka, amal shalih tidak mempengaruhi keimanan seseorang, sebagaimana juga perbuatan maksiat tidak mempengaruhi keimanan.3. Menghilangkan unsur Jihad Fi Sabilillah dan amar ma’ruf nahi mungkar.4. Munculnya pemikiran Murji’ah ini telah menyebabkan banyak hukum-hukum Islam menjadi hilang, sehingga menjadi penyebab hilangnya syari’at. Pemikiran mereka juga telah merusak keindahan Islam, sehingga menjadi penyebab manusia berpaling dan tidak mengagungkan syari’at Allah.5. Pemikiran Murji’ah membuka pintu bagi orang-orang yang rusak membuat kerusakan dalam agama, dan merasa tidak terikat dengan perintah dan larangan syari’at. Sehingga akan memperbesar kerusakan dan kemaksiatan di tengah kaum Muslimin. Bahkan akhirnya sangat mungkin mereka membuat melakukan perbuatan kekufuran dan kesyirikan, dengan alasan bahwa hal itu merupakan amalan, dan tidak merasa bisa menyebabkan imannya menjadi berkurang atau hilang.YANG PENTING DIKETAHUI BAHWA FAHAM MURJI’AH INI KERAS TERHADAP PELAKU BID’AH GHAIRU MUKAFFIRAH DAN MAKSIAT TAPI BERLAPANG DADA TERHADAP PELAKU KEKUFURAN”Wallahu a’lamDinukil dari : https://t.me/tauhidjihad/466.

بسم الله الرحمن الرحيم ==="Bid'ah terbesar sekte Murji'ah adalah pemberian Udzur Bil Jahl secara mutlak tanpa merinci atau terdoktrin dengan kalimat "kita tidak mengetahui isi hatinya."Pengaruh negatif dari aliran Murji’ah ini adalah:1. Aliran Murji’ah meyakini bahwa suatu perbuatan (amal) tidak mempengaruhi keimanan seseorang, sehingga banyak orang menyatakan yang penting “hatinya”, dan perbuatan maksiat yang dilakukannya … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم ===”Bid’ah terbesar sekte Murji’ah adalah pemberian Udzur Bil Jahl secara mutlak tanpa merinci atau terdoktrin dengan kalimat “kita tidak mengetahui isi hatinya.”Pengaruh negatif dari aliran Murji’ah ini adalah:1. Aliran Murji’ah meyakini bahwa suatu perbuatan (amal) tidak mempengaruhi keimanan seseorang, sehingga banyak orang menyatakan yang penting “hatinya”, dan perbuatan maksiat yang dilakukannya tersebut seakan-akan tidak mempengaruhi keimanan di hatinya. 2. Aliran Murji’ah menyamakan antara orang yang shalih dengan yang tidak, dan orang yang istiqamah di atas agama Allah dengan orang yang fasik. Sebab menurut mereka, amal shalih tidak mempengaruhi keimanan seseorang, sebagaimana juga perbuatan maksiat tidak mempengaruhi keimanan.3. Menghilangkan unsur Jihad Fi Sabilillah dan amar ma’ruf nahi mungkar.4. Munculnya pemikiran Murji’ah ini telah menyebabkan banyak hukum-hukum Islam menjadi hilang, sehingga menjadi penyebab hilangnya syari’at. Pemikiran mereka juga telah merusak keindahan Islam, sehingga menjadi penyebab manusia berpaling dan tidak mengagungkan syari’at Allah.5. Pemikiran Murji’ah membuka pintu bagi orang-orang yang rusak membuat kerusakan dalam agama, dan merasa tidak terikat dengan perintah dan larangan syari’at. Sehingga akan memperbesar kerusakan dan kemaksiatan di tengah kaum Muslimin. Bahkan akhirnya sangat mungkin mereka membuat melakukan perbuatan kekufuran dan kesyirikan, dengan alasan bahwa hal itu merupakan amalan, dan tidak merasa bisa menyebabkan imannya menjadi berkurang atau hilang.YANG PENTING DIKETAHUI BAHWA FAHAM MURJI’AH INI KERAS TERHADAP PELAKU BID’AH GHAIRU MUKAFFIRAH DAN MAKSIAT TAPI BERLAPANG DADA TERHADAP PELAKU KEKUFURAN”Wallahu a’lamDinukil dari : https://t.me/tauhidjihad/466.

TIPU DAYA IBLIS TERHADAP MANUSIA DENGAN PANJANG ANGAN-ANGAN

TIPU DAYA IBLIS TERHADAP MANUSIA DENGAN PANJANG ANGAN-ANGANPenulis berkata: Berapa banyak kecintaan kepada Islam terlintas (ada) di dalam hati banyak orang Nashrani dan Yahudi. Hanya saja iblis senantiasa menghalanginya, seraya berkata, "Jangan terburu- buru dan pikirkanlah dengan matang." Iblis terus menerus membisikinya supaya dia menangguhkan (niatnya untuk masuk Islam) hingga mereka meninggal dunia dalam keadaan … Lanjutkan membaca TIPU DAYA IBLIS TERHADAP MANUSIA DENGAN PANJANG ANGAN-ANGAN

“ما هي مساهمة العلماء مقارنة بمساهمة الأطباء والمهندسين وغيرهم؟” • الشيخ صالح العصيمي وفقه الله”Apa sih sumbangsihnya ulama dibandingkan sumbangsihnya para dokter,engineer, dan lain-lain?” • Asy-Syaikh Sholih Al-Ushoimi وفقه الله===تخلف المسلمين في “الصناعة والهندسة”؟ • الشيخ صالح بن فوزان الفوزان وفقه الله Ketertinggalan muslimin di “dunia industri dan teknik”? • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan وفقه الله===”belajar dari kemunduran Turki Utsmani, kenapa Daulah Utsmaniyyah itu mundur? karena mereka berkecimbung ama takhayul dan tasawwuf ekstrim gak masuk akal dan tidak peduli dengan kekayaan intelektualitas.. ketika dunia eropa udah terjadi revolusi industri, Daulah Utsmani masih sibuk ama rajah rajah, dan orang2nya didoktrin seperti ini “udaaah, kamu kalo mau kaya, baca aja wirid dan solawat ini sebanyak 1000 kali, ingat, rejeki itu di tangan Allah!”.. akhirnya mereka pada males malesan..”.”ketika dunia eropa udah menjajah kesana kemari mengarungi lautan, orang2 daulah Utsmani malah sibuk mencari Nabi Khidir di lautan apakah dia masih hidup atau tidak.. ketika dunia eropa udah diinvasi ama senjata yg keren keren dari Britania, daulah Utsmani masih sibuk cari fatwa Syaikh, dan mereka semua berdebat apakah senjata itu halal dipakai atau tidak..”.”akhirnya terjadilah kemunduran peradaban Islam secara perlahan, seakan akan itu perkara yg lepas dari kepentingan agama.. padahal melawan hegemoni kuffar, memerangi dan mengalahkan mereka adalah perintah dalam agama.. kalo kuffar bisa bikin produk teknologi persenjataan perang, kaum muslimin juga harus bisa bikin bom, rudal, nuklir, tank, pesawat tempur, satelit dan lain semacemnya secara mandiri. kalau kuffar punya media propaganda, kaum muslimin juga harus punya, jangan mau kalah.. kalau kuffar bisa memperkuat ekonomi dengan jualan produk2 industri mereka, kita kaum muslimin juga harus bisa.. gitu caranya takut takutin orang orang kuffar! ancem mereka dengan cara seperti itu!””jangan sampai mau jihadkan kuffar, tapi lampu dan toa mesjid aja harus beli dari mereka.. akhirnya cuma bisa lempar batu atau aksi bom bunuh diri di embassy Amerika..”padahal Allah berfirman:و أعدوا لهم ما استطعتم من قوة و من رباط الخيل”dan persiapkanlah bagi orang2 kafir itu dari kekuatan dan pasukan berkuda” (Qs. Al Anfal: 60)”sehingga harus digarisbawahi bahwa ini semua adalah perintah dalam Agama. maka kewajiban kita adalah bersiap siap, baik bekal ilmu agama maupun dunia yg bermanfaat bagi Manusia.” Wallahu a’lamDinukil dari akun instagram bernama : kutipanfaedah Sumber : https://www.instagram.com/reel/CjXSNnRNO-R/?igsh=dDBxaWo0cGJ2eWxt

"ما هي مساهمة العلماء مقارنة بمساهمة الأطباء والمهندسين وغيرهم؟" • الشيخ صالح العصيمي وفقه الله"Apa sih sumbangsihnya ulama dibandingkan sumbangsihnya para dokter,engineer, dan lain-lain?" • Asy-Syaikh Sholih Al-Ushoimi وفقه الله===تخلف المسلمين في "الصناعة والهندسة"؟ • الشيخ صالح بن فوزان الفوزان وفقه الله Ketertinggalan muslimin di "dunia industri dan teknik"? • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan … Lanjutkan membaca “ما هي مساهمة العلماء مقارنة بمساهمة الأطباء والمهندسين وغيرهم؟” • الشيخ صالح العصيمي وفقه الله”Apa sih sumbangsihnya ulama dibandingkan sumbangsihnya para dokter,engineer, dan lain-lain?” • Asy-Syaikh Sholih Al-Ushoimi وفقه الله===تخلف المسلمين في “الصناعة والهندسة”؟ • الشيخ صالح بن فوزان الفوزان وفقه الله Ketertinggalan muslimin di “dunia industri dan teknik”? • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan وفقه الله===”belajar dari kemunduran Turki Utsmani, kenapa Daulah Utsmaniyyah itu mundur? karena mereka berkecimbung ama takhayul dan tasawwuf ekstrim gak masuk akal dan tidak peduli dengan kekayaan intelektualitas.. ketika dunia eropa udah terjadi revolusi industri, Daulah Utsmani masih sibuk ama rajah rajah, dan orang2nya didoktrin seperti ini “udaaah, kamu kalo mau kaya, baca aja wirid dan solawat ini sebanyak 1000 kali, ingat, rejeki itu di tangan Allah!”.. akhirnya mereka pada males malesan..”.”ketika dunia eropa udah menjajah kesana kemari mengarungi lautan, orang2 daulah Utsmani malah sibuk mencari Nabi Khidir di lautan apakah dia masih hidup atau tidak.. ketika dunia eropa udah diinvasi ama senjata yg keren keren dari Britania, daulah Utsmani masih sibuk cari fatwa Syaikh, dan mereka semua berdebat apakah senjata itu halal dipakai atau tidak..”.”akhirnya terjadilah kemunduran peradaban Islam secara perlahan, seakan akan itu perkara yg lepas dari kepentingan agama.. padahal melawan hegemoni kuffar, memerangi dan mengalahkan mereka adalah perintah dalam agama.. kalo kuffar bisa bikin produk teknologi persenjataan perang, kaum muslimin juga harus bisa bikin bom, rudal, nuklir, tank, pesawat tempur, satelit dan lain semacemnya secara mandiri. kalau kuffar punya media propaganda, kaum muslimin juga harus punya, jangan mau kalah.. kalau kuffar bisa memperkuat ekonomi dengan jualan produk2 industri mereka, kita kaum muslimin juga harus bisa.. gitu caranya takut takutin orang orang kuffar! ancem mereka dengan cara seperti itu!””jangan sampai mau jihadkan kuffar, tapi lampu dan toa mesjid aja harus beli dari mereka.. akhirnya cuma bisa lempar batu atau aksi bom bunuh diri di embassy Amerika..”padahal Allah berfirman:و أعدوا لهم ما استطعتم من قوة و من رباط الخيل”dan persiapkanlah bagi orang2 kafir itu dari kekuatan dan pasukan berkuda” (Qs. Al Anfal: 60)”sehingga harus digarisbawahi bahwa ini semua adalah perintah dalam Agama. maka kewajiban kita adalah bersiap siap, baik bekal ilmu agama maupun dunia yg bermanfaat bagi Manusia.” Wallahu a’lamDinukil dari akun instagram bernama : kutipanfaedah Sumber : https://www.instagram.com/reel/CjXSNnRNO-R/?igsh=dDBxaWo0cGJ2eWxt

بسم الله الرحمن الرحيم ===قال الشيخ العلامة المفسر عبدالرحمن بن ناصر السعدي رحمه الله :رَحِمَ اللهُ مَنْ أَعَانَ عَلَى الدِّيْنِ، وَلَوْ بِشَطْرِ كَلِمَةٍ، وَإِنَّمَا الْهَلَاكُ فِي تَرْكِ مَايَقْدِرُ عَلَيْهِ الْعَبْدُ مِنَ الدَّعْوَةِ إِلَى هَذَا الدِّيْنِ (القول السديد ١/٣٧) Asy-Syaikh Al-‘Allamah’ Al-Mufassir Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di رحمه الله berkata :”Semoga ALLAH merahmati siapa saja (muslim) yang menolong agama (Islam) ini, sekalipun hanya dengan sebuah kalimat ringkas dan singkat, karena sesungguhnya kebinasaan itu bagi mereka yang meninggalkan berdakwah kepada agama (Islam) ini sedangkan mereka mampu.”(القول السديد ١/٣٧)

بسم الله الرحمن الرحيم ===قال الشيخ العلامة المفسر عبدالرحمن بن ناصر السعدي رحمه الله :رَحِمَ اللهُ مَنْ أَعَانَ عَلَى الدِّيْنِ، وَلَوْ بِشَطْرِ كَلِمَةٍ، وَإِنَّمَا الْهَلَاكُ فِي تَرْكِ مَايَقْدِرُ عَلَيْهِ الْعَبْدُ مِنَ الدَّعْوَةِ إِلَى هَذَا الدِّيْنِ (القول السديد ١/٣٧) Asy-Syaikh Al-'Allamah' Al-Mufassir Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di رحمه الله berkata :"Semoga ALLAH merahmati siapa saja (muslim) yang … Lanjutkan membaca بسم الله الرحمن الرحيم ===قال الشيخ العلامة المفسر عبدالرحمن بن ناصر السعدي رحمه الله :رَحِمَ اللهُ مَنْ أَعَانَ عَلَى الدِّيْنِ، وَلَوْ بِشَطْرِ كَلِمَةٍ، وَإِنَّمَا الْهَلَاكُ فِي تَرْكِ مَايَقْدِرُ عَلَيْهِ الْعَبْدُ مِنَ الدَّعْوَةِ إِلَى هَذَا الدِّيْنِ (القول السديد ١/٣٧) Asy-Syaikh Al-‘Allamah’ Al-Mufassir Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di رحمه الله berkata :”Semoga ALLAH merahmati siapa saja (muslim) yang menolong agama (Islam) ini, sekalipun hanya dengan sebuah kalimat ringkas dan singkat, karena sesungguhnya kebinasaan itu bagi mereka yang meninggalkan berdakwah kepada agama (Islam) ini sedangkan mereka mampu.”(القول السديد ١/٣٧)

Dinukil dari akun facebook bernama : Muslim.or.idTanggal : 22 Januari 2018Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02zTJ3gHASqWUPLg8Jz8pLUZPoaZYenMenpNhwbqXFYbhZm76vpb1MoxWwBaGM7TpRl&id=122498487804318&mibextid=Nif5oz

Dinukil dari akun facebook bernama : Muslim.or.idTanggal : 22 Januari 2018Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02zTJ3gHASqWUPLg8Jz8pLUZPoaZYenMenpNhwbqXFYbhZm76vpb1MoxWwBaGM7TpRl&id=122498487804318&mibextid=Nif5oz