أهم شيء في الدنيا لذيذ في الدنيا • الشيخ عبد الرزاق بن عبد المحسن البدرHal yang paling penting di dunia ini lezat di dunia ini • Asy-Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-badr

أهم شيء في الدنيا لذيذ في الدنيا • الشيخ عبد الرزاق بن عبد المحسن البدرHal yang paling penting di dunia ini lezat di dunia ini • Asy-Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-badr

Tiga Kelompok Manusia Di Masa Fitnah MusuhSyaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah-berkata: “Ketahuilah -semoga Allah memperbaiki kalian- bahwa telah terbukti dari jalur yang sangat banyak, sesungguhnya Nabi -Shallallahu ‘Alahi Wasallam- telah bersabda “Akan senantiasa ada dari umatku yang berada diatas kebenaran, orang-orang yang menghinakan dan menyelisihi mereka tidak akan memberikan mudharat pada mereka hingga datangnya hari kiamat.” Telah Tsabit bahwa mereka berada di Syam (Palestina, Suriah, Libanon dan Yordania)Pada fitnah (perang-pentj) ini, manusia terpecah menjadi tiga kelompok:1. Thoifah al-Manshurah. Mereka adalah para Mujahidin yang berjuang melawan kaum perusak.2. Thoifah Mukhalifah, yaitu orang-orang yang sudah murtad dari syariat Islam yang masih menisbatkan dirinya pada syariat Islam serta orang-oranh yang berpihak pada kerusakan yang mereka lakukan.3. Thoifah al-Mukhadzdzilah yaitu orang-orang yang tidak mau menolong para Mujahidin dan bahkan mencela perjuangan mereka, walaupun mereka masih beragam Islam.Maka hendaklah seseorang memperhatikan, apakah ia termasuk Thoifah Manshurah ataukah ia termasuk Thoifah mukhadzdzilah atau kelompok Mukhalifah.(Sumber: Majmu’at al-Fatawa: 14/528-529)

Tiga Kelompok Manusia Di Masa Fitnah MusuhSyaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah-berkata: "Ketahuilah -semoga Allah memperbaiki kalian- bahwa telah terbukti dari jalur yang sangat banyak, sesungguhnya Nabi -Shallallahu 'Alahi Wasallam- telah bersabda "Akan senantiasa ada dari umatku yang berada diatas kebenaran, orang-orang yang menghinakan dan menyelisihi mereka tidak akan memberikan mudharat pada mereka hingga datangnya hari … Lanjutkan membaca Tiga Kelompok Manusia Di Masa Fitnah MusuhSyaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah-berkata: “Ketahuilah -semoga Allah memperbaiki kalian- bahwa telah terbukti dari jalur yang sangat banyak, sesungguhnya Nabi -Shallallahu ‘Alahi Wasallam- telah bersabda “Akan senantiasa ada dari umatku yang berada diatas kebenaran, orang-orang yang menghinakan dan menyelisihi mereka tidak akan memberikan mudharat pada mereka hingga datangnya hari kiamat.” Telah Tsabit bahwa mereka berada di Syam (Palestina, Suriah, Libanon dan Yordania)Pada fitnah (perang-pentj) ini, manusia terpecah menjadi tiga kelompok:1. Thoifah al-Manshurah. Mereka adalah para Mujahidin yang berjuang melawan kaum perusak.2. Thoifah Mukhalifah, yaitu orang-orang yang sudah murtad dari syariat Islam yang masih menisbatkan dirinya pada syariat Islam serta orang-oranh yang berpihak pada kerusakan yang mereka lakukan.3. Thoifah al-Mukhadzdzilah yaitu orang-orang yang tidak mau menolong para Mujahidin dan bahkan mencela perjuangan mereka, walaupun mereka masih beragam Islam.Maka hendaklah seseorang memperhatikan, apakah ia termasuk Thoifah Manshurah ataukah ia termasuk Thoifah mukhadzdzilah atau kelompok Mukhalifah.(Sumber: Majmu’at al-Fatawa: 14/528-529)

Pertanyaannya ada ngga yang kenal siapa orang yg ada dalam video ini? Ulama dari mana dia? pengamat militer kah? atau pengamat politik kah? Apa kapasitasnya bicara demikian? Dari mana buktinya?Ngomong permainan intlijen tingkat tinggi, sumbernya aja ngga jelas.Kalau kayak gitu kan semua orang juga bisa ngarang.Bahkan andai benar apa yg dia ucapkan maka normalisasi dengan mengakui berdirinya negara Israel itu berarti menyerah kalah.Lagi pula perkataannya bahwa kaum muslimin saat ini lemah tidaklah betul bila dilihat dari kekayaan negeri-negeri Arab penghasil minyak yang sangat mampu untuk mandiri dalam persenjataan. Tapi kalau dia maksud lemah iman karena terjangkit wahn maka itu betul.==================Alimusri Semjan Putra menjadikan orang ngga jelas sebagai sumber informasi, padahal dia pun bisa bikin video ngarang kayak gitu

Pertanyaannya ada ngga yang kenal siapa orang yg ada dalam video ini? Ulama dari mana dia? pengamat militer kah? atau pengamat politik kah? Apa kapasitasnya bicara demikian? Dari mana buktinya?Ngomong permainan intlijen tingkat tinggi, sumbernya aja ngga jelas.Kalau kayak gitu kan semua orang juga bisa ngarang.Bahkan andai benar apa yg dia ucapkan maka normalisasi dengan … Lanjutkan membaca Pertanyaannya ada ngga yang kenal siapa orang yg ada dalam video ini? Ulama dari mana dia? pengamat militer kah? atau pengamat politik kah? Apa kapasitasnya bicara demikian? Dari mana buktinya?Ngomong permainan intlijen tingkat tinggi, sumbernya aja ngga jelas.Kalau kayak gitu kan semua orang juga bisa ngarang.Bahkan andai benar apa yg dia ucapkan maka normalisasi dengan mengakui berdirinya negara Israel itu berarti menyerah kalah.Lagi pula perkataannya bahwa kaum muslimin saat ini lemah tidaklah betul bila dilihat dari kekayaan negeri-negeri Arab penghasil minyak yang sangat mampu untuk mandiri dalam persenjataan. Tapi kalau dia maksud lemah iman karena terjangkit wahn maka itu betul.==================Alimusri Semjan Putra menjadikan orang ngga jelas sebagai sumber informasi, padahal dia pun bisa bikin video ngarang kayak gitu

Pertanyaannya ada ngga yang kenal siapa orang yg ada dalam video ini? Ulama dari mana dia? pengamat militer kah? atau pengamat politik kah? Apa kapasitasnya bicara demikian? Dari mana buktinya?Ngomong permainan intlijen tingkat tinggi, sumbernya aja ngga jelas.Kalau kayak gitu kan semua orang juga bisa ngarang.Bahkan andai benar apa yg dia ucapkan maka normalisasi dengan mengakui berdirinya negara Israel itu berarti menyerah kalah.Lagi pula perkataannya bahwa kaum muslimin saat ini lemah tidaklah betul bila dilihat dari kekayaan negeri-negeri Arab penghasil minyak yang sangat mampu untuk mandiri dalam persenjataan. Tapi kalau dia maksud lemah iman karena terjangkit wahn maka itu betul.==================Alimusri Semjan Putra menjadikan orang ngga jelas sebagai sumber informasi, padahal dia pun bisa bikin video ngarang kayak gitu

Pertanyaannya ada ngga yang kenal siapa orang yg ada dalam video ini? Ulama dari mana dia? pengamat militer kah? atau pengamat politik kah? Apa kapasitasnya bicara demikian? Dari mana buktinya?Ngomong permainan intlijen tingkat tinggi, sumbernya aja ngga jelas.Kalau kayak gitu kan semua orang juga bisa ngarang.Bahkan andai benar apa yg dia ucapkan maka normalisasi dengan … Lanjutkan membaca Pertanyaannya ada ngga yang kenal siapa orang yg ada dalam video ini? Ulama dari mana dia? pengamat militer kah? atau pengamat politik kah? Apa kapasitasnya bicara demikian? Dari mana buktinya?Ngomong permainan intlijen tingkat tinggi, sumbernya aja ngga jelas.Kalau kayak gitu kan semua orang juga bisa ngarang.Bahkan andai benar apa yg dia ucapkan maka normalisasi dengan mengakui berdirinya negara Israel itu berarti menyerah kalah.Lagi pula perkataannya bahwa kaum muslimin saat ini lemah tidaklah betul bila dilihat dari kekayaan negeri-negeri Arab penghasil minyak yang sangat mampu untuk mandiri dalam persenjataan. Tapi kalau dia maksud lemah iman karena terjangkit wahn maka itu betul.==================Alimusri Semjan Putra menjadikan orang ngga jelas sebagai sumber informasi, padahal dia pun bisa bikin video ngarang kayak gitu

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar JihadDiantara perkataan kaum munafikin tentang jihad kaum muslimin yang diungkapkan oleh Ibnu Taimiyah -rahimahullah- dalam fatawanya:1. Tidak tersisa negara Islam, sebaiknya kita masuk saja dalam negara mereka.2. Tanah Syam sudah tidak tersisa, kita pindah (hijrah) saja, entah ke Hijaz, Yaman atau Mesir.3. Yang menjadi maslahat adalah … Lanjutkan membaca Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar JihadDiantara perkataan kaum munafikin tentang jihad kaum muslimin yang diungkapkan oleh Ibnu Taimiyah -rahimahullah- dalam fatawanya:1. Tidak tersisa negara Islam, sebaiknya kita masuk saja dalam negara mereka.2. Tanah Syam sudah tidak tersisa, kita pindah (hijrah) saja, entah ke Hijaz, Yaman atau Mesir.3. Yang menjadi maslahat adalah … Lanjutkan membaca Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar JihadDiantara perkataan kaum munafikin tentang jihad kaum muslimin yang diungkapkan oleh Ibnu Taimiyah -rahimahullah- dalam fatawanya:1. Tidak tersisa negara Islam, sebaiknya kita masuk saja dalam negara mereka.2. Tanah Syam sudah tidak tersisa, kita pindah (hijrah) saja, entah ke Hijaz, Yaman atau Mesir.3. Yang menjadi maslahat adalah … Lanjutkan membaca Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Membeberkan Perkataan Kaum Munafikin Seputar Jihad

ngaku cinta kepada Allah kalau istighatsah dan minta syafaat kepada Rasulullah atau para wali yang udah wafat, cintanya ga berguna, ga beda sama musyrikin jahiliyah, meskipun yakin hanya Allah pemberi kebaikan dan penghalau keburukan seperti yakinnya musyrikin jahiliyah.{ وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ (165) إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (166) وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُم بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ (167) } [ سورة البقرة : 165 إلى 167 ]

ngaku cinta kepada Allah kalau istighatsah dan minta syafaat kepada Rasulullah atau para wali yang udah wafat, cintanya ga berguna, ga beda sama musyrikin jahiliyah, meskipun yakin hanya Allah pemberi kebaikan dan penghalau keburukan seperti yakinnya musyrikin jahiliyah.{ وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ … Lanjutkan membaca ngaku cinta kepada Allah kalau istighatsah dan minta syafaat kepada Rasulullah atau para wali yang udah wafat, cintanya ga berguna, ga beda sama musyrikin jahiliyah, meskipun yakin hanya Allah pemberi kebaikan dan penghalau keburukan seperti yakinnya musyrikin jahiliyah.{ وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ (165) إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ (166) وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُم بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ (167) } [ سورة البقرة : 165 إلى 167 ]