ابن كثير يصف بغداد بعد سقوطها على يد التتار .قال : بدلت بعد تلاوة القرآن بالألحان، وبعد سماع الأحاديث بدروس الفلسفة، وبعد الرئاسة والنباهة بالخساسة والسفاهة. وما أصابهم إلا ببعض ذنوبهم وما ربك بظلام للعبيد- البداية والنهاية ( ۱۰۷/۱۰) -====Al-Imam Ibnu Katsir رحمه الله menggambarkan kondisi Baghdad setelah kejatuhannya di tangan Tatar:”Tilawah alQuran digantikan dengan senandung nyanyian, pelajaran hadits diganti dengan pelajaran filsafat, kepemimpinan dan dan kecerdasan digantikan oleh kerendahan dan kebodohan. Dan apa yang menimpa mereka disebabkan oleh sebagian dosa mereka. Sedangkan Rabbmu tidak mungkin berlaku zhalim kepada hamba-hambaNya.”_Seakan hari ini kita melihat Baghdad di masa itu mengulang kisah kelamnya.نسأل الله السلامة والعافية في الدنيا والآخرةDinukil dari : Abu Muhammad Asysyakir وفقه اللهTanggal : 21 Januari 2024Sumber :https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02NSecN5fCa4c3jnQT9nxBsx4kH3mnMXnRUtHB1PQzxSLY4ZfNLafy8M659hKaSn7fl&id=100051653378484&mibextid=Nif5oz

ابن كثير يصف بغداد بعد سقوطها على يد التتار .قال : بدلت بعد تلاوة القرآن بالألحان، وبعد سماع الأحاديث بدروس الفلسفة، وبعد الرئاسة والنباهة بالخساسة والسفاهة. وما أصابهم إلا ببعض ذنوبهم وما ربك بظلام للعبيد- البداية والنهاية ( ۱۰۷/۱۰) -====Al-Imam Ibnu Katsir رحمه الله menggambarkan kondisi Baghdad setelah kejatuhannya di tangan Tatar:"Tilawah alQuran digantikan dengan … Lanjutkan membaca ابن كثير يصف بغداد بعد سقوطها على يد التتار .قال : بدلت بعد تلاوة القرآن بالألحان، وبعد سماع الأحاديث بدروس الفلسفة، وبعد الرئاسة والنباهة بالخساسة والسفاهة. وما أصابهم إلا ببعض ذنوبهم وما ربك بظلام للعبيد- البداية والنهاية ( ۱۰۷/۱۰) -====Al-Imam Ibnu Katsir رحمه الله menggambarkan kondisi Baghdad setelah kejatuhannya di tangan Tatar:”Tilawah alQuran digantikan dengan senandung nyanyian, pelajaran hadits diganti dengan pelajaran filsafat, kepemimpinan dan dan kecerdasan digantikan oleh kerendahan dan kebodohan. Dan apa yang menimpa mereka disebabkan oleh sebagian dosa mereka. Sedangkan Rabbmu tidak mungkin berlaku zhalim kepada hamba-hambaNya.”_Seakan hari ini kita melihat Baghdad di masa itu mengulang kisah kelamnya.نسأل الله السلامة والعافية في الدنيا والآخرةDinukil dari : Abu Muhammad Asysyakir وفقه اللهTanggal : 21 Januari 2024Sumber :https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02NSecN5fCa4c3jnQT9nxBsx4kH3mnMXnRUtHB1PQzxSLY4ZfNLafy8M659hKaSn7fl&id=100051653378484&mibextid=Nif5oz

Saya dari dulu selalu konsisten memilih pendapat haram berdemokrasi serta semua komponen yang ada dalam demokrasi seperti pemilu misalkan.Sedang ada banyak kawan-kawan yang berubah-ubah; dulu jelas mengharamkan lalu jadi abu-abu, lalu jadi sangat dianjurkan, lalu berkembang jadi wajib dan akhirnya jadi orang partai timses atau apalah..Ada juga kawan saya yang dulunya pernah berkata saya tobat dari pemilu, eh tiba-tiba jadi tim sukses.. atau ada yg paginya berkata haram tiba-tiba malamnya berubah menjadi boleh..karena ini itu..Saya berusaha konsisten dalam masalah demokrasi dan segala komponennya dengan banyak mengkaji dan membaca akan masalah ini, bukan hanya ngikut saja. Kebenaran itu dilihat dari dalil bukan mustadil (siapa yg berdalil).Saya cantumkan beberapa buku yang patut dibaca agar semakin jelas untuk mendapatkan kebenaran, semakin kuat hujjah dan kemampuan ilmiyah dan yang terpenting jangan lupa berdoa kepada Allah meminta Taufiq dan hidayah serta Istiqomah.Jangan salahkan kami jika kami tetap Istiqomah menolak demokrasi dan pemilu karena setelah kami belajar, dan berdoa meminta Taufiq dan hidayah inilah yg kita dapatkan.Dinukil dari : Ustadz Abu Musa Al-Mizzy وفقه اللهTanggal : 13 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02AkfyuvGKFfqiat5DLGFWd6rQ7iRKe6C1fXKXTuh87hZge4V6ChJYDJwF34dJKB9Tl&id=100000395379891&mibextid=Nif5oz

Saya dari dulu selalu konsisten memilih pendapat haram berdemokrasi serta semua komponen yang ada dalam demokrasi seperti pemilu misalkan.Sedang ada banyak kawan-kawan yang berubah-ubah; dulu jelas mengharamkan lalu jadi abu-abu, lalu jadi sangat dianjurkan, lalu berkembang jadi wajib dan akhirnya jadi orang partai timses atau apalah..Ada juga kawan saya yang dulunya pernah berkata saya tobat … Lanjutkan membaca Saya dari dulu selalu konsisten memilih pendapat haram berdemokrasi serta semua komponen yang ada dalam demokrasi seperti pemilu misalkan.Sedang ada banyak kawan-kawan yang berubah-ubah; dulu jelas mengharamkan lalu jadi abu-abu, lalu jadi sangat dianjurkan, lalu berkembang jadi wajib dan akhirnya jadi orang partai timses atau apalah..Ada juga kawan saya yang dulunya pernah berkata saya tobat dari pemilu, eh tiba-tiba jadi tim sukses.. atau ada yg paginya berkata haram tiba-tiba malamnya berubah menjadi boleh..karena ini itu..Saya berusaha konsisten dalam masalah demokrasi dan segala komponennya dengan banyak mengkaji dan membaca akan masalah ini, bukan hanya ngikut saja. Kebenaran itu dilihat dari dalil bukan mustadil (siapa yg berdalil).Saya cantumkan beberapa buku yang patut dibaca agar semakin jelas untuk mendapatkan kebenaran, semakin kuat hujjah dan kemampuan ilmiyah dan yang terpenting jangan lupa berdoa kepada Allah meminta Taufiq dan hidayah serta Istiqomah.Jangan salahkan kami jika kami tetap Istiqomah menolak demokrasi dan pemilu karena setelah kami belajar, dan berdoa meminta Taufiq dan hidayah inilah yg kita dapatkan.Dinukil dari : Ustadz Abu Musa Al-Mizzy وفقه اللهTanggal : 13 Januari 2024Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02AkfyuvGKFfqiat5DLGFWd6rQ7iRKe6C1fXKXTuh87hZge4V6ChJYDJwF34dJKB9Tl&id=100000395379891&mibextid=Nif5oz

Ada 2,5 juta pengungsi Afghanistan hijrah ke Pakistan saat pertempuran antara AS dgn Imarah Islamiyyah.Setelah AS berhasil diusir para pengungsi ini diusir kembali oleh Pakistan dan kini menempati beberapa camp sementara di perbatasan Afghan. Pemerintah talib-an mengupayakan penanangan mereka dgn sebaik mungkin di saat mereka sedang berbenah karena masih dalam boikot negara-negara besar, bahkan sebagian negeri muslim masih belum bersedia berhubungan dgn mereka.Para pengungsi perang ini hijrah dalam keadaan menderita lalu hidup di negeri orang terlunta-lunta, kemudian diusir lagi dalam keadaan terhina.Sementara yang memilih jalan jihad maka mereka hidup mulai atau mati syahid.Ini menunjukkan hijrah itu tidak mudah dan lebih sering bukan solusi untuk mempersiapkan diri ke medan j1h4d.Makanya kepada para penyeru hijrah, usulan mereka tak lebih dari omong kosong, karena setelah orang-orang ini hijrah mereka juga tak pernah nongol untuk mengajari para muhajirin itu.Oleh : Ustadz Anshari Taslim وفقه اللهTanggal : 27 Desember 2023Sumber :https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02XR32s2cQ6JJfDkLMy7wZJ9Ttv2q1ofMX3tSW9yvWfiVCJS7FZooUv7a49SGjhrj6l&id=100008323988274&mibextid=Nif5oz

Ada 2,5 juta pengungsi Afghanistan hijrah ke Pakistan saat pertempuran antara AS dgn Imarah Islamiyyah.Setelah AS berhasil diusir para pengungsi ini diusir kembali oleh Pakistan dan kini menempati beberapa camp sementara di perbatasan Afghan. Pemerintah talib-an mengupayakan penanangan mereka dgn sebaik mungkin di saat mereka sedang berbenah karena masih dalam boikot negara-negara besar, bahkan sebagian … Lanjutkan membaca Ada 2,5 juta pengungsi Afghanistan hijrah ke Pakistan saat pertempuran antara AS dgn Imarah Islamiyyah.Setelah AS berhasil diusir para pengungsi ini diusir kembali oleh Pakistan dan kini menempati beberapa camp sementara di perbatasan Afghan. Pemerintah talib-an mengupayakan penanangan mereka dgn sebaik mungkin di saat mereka sedang berbenah karena masih dalam boikot negara-negara besar, bahkan sebagian negeri muslim masih belum bersedia berhubungan dgn mereka.Para pengungsi perang ini hijrah dalam keadaan menderita lalu hidup di negeri orang terlunta-lunta, kemudian diusir lagi dalam keadaan terhina.Sementara yang memilih jalan jihad maka mereka hidup mulai atau mati syahid.Ini menunjukkan hijrah itu tidak mudah dan lebih sering bukan solusi untuk mempersiapkan diri ke medan j1h4d.Makanya kepada para penyeru hijrah, usulan mereka tak lebih dari omong kosong, karena setelah orang-orang ini hijrah mereka juga tak pernah nongol untuk mengajari para muhajirin itu.Oleh : Ustadz Anshari Taslim وفقه اللهTanggal : 27 Desember 2023Sumber :https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02XR32s2cQ6JJfDkLMy7wZJ9Ttv2q1ofMX3tSW9yvWfiVCJS7FZooUv7a49SGjhrj6l&id=100008323988274&mibextid=Nif5oz

تحذير الشيخ المحدث عبدالله السعد من سلطان العميريPeringatan Asy-Syaikh Al-Muhaddits Abdullah As-Sa’ad dari sultan al-umairiWarning of Ash-Shaikh Al-Muhaddits Abdullah As-Sa’ad from Sultan Al-Umairiتم أخذ هذا الفيديو من : https://youtu.be/Br8_DUPobi8?si=q6sAEnSxAm0A5b0o

تحذير الشيخ المحدث عبدالله السعد من سلطان العميريPeringatan Asy-Syaikh Al-Muhaddits Abdullah As-Sa'ad dari sultan al-umairiWarning of Ash-Shaikh Al-Muhaddits Abdullah As-Sa'ad from Sultan Al-Umairiتم أخذ هذا الفيديو من : https://youtu.be/Br8_DUPobi8?si=q6sAEnSxAm0A5b0o

Sekali lagi tentang Sulthan Umairi! Kenapa banyak pendaku salafi dai dan suporternya selalu gagap dan gagal paham persoalan tauhid. Sampai-sampai mereka bersandar kpd orang-orang baru yg gak jelas juntrungannya. Ingat dulu bagaimana terpananya mereka dgn tulisan Sulthan ini. Buku Isykaliyat digadang-gadang paling ilmiyah dlm membahas soal takfir. Belakangan ternyata Isykaliyat kena tahzir Lajnah Daimah suara pendaku pun seketika senyap. Lalu muncul syarah terhadap kitab Tauhid. Lagi-lagi buku ini kena tahzir dan para pendaku tidak kunjung mengakui kesalahan mereka. Dibawah ini rekaman Syaikh Abdullah Saad yg mengatakan Sulthan bukan mensyarah melainkan membantah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Beliau juga mengatakan: Sulthan gak paham Tauhid!! Dulu ada Usman bin Manshur yg mensyarah kitab Tauhid, ada Daud bin Jirjis, Sulaiman bin Abdul Wahhab, Ibnu Fairuz. Sekarang ada Ali Halabi, Ibrahim Ruhaili, Abdul Aziz Rayyis, dan Sulthan Al Umairi ini yang sengaja atau tidak membuat pengkaburan terhadap dakwah tajdid yg diusung Imam Dakwah Muhammad bin Abdul Wahhab dan para imam-imam dakwah Najd. Tapi berkat pertolongan Allah kemudian jerih payah para ulama dan duat yg menjelaskan hakikat persoalan ini upaya para perusak perlahan meleleh dan banyak dai dan pemuda yang sebelumnya keliru mulai tercerahkan. Para ulama tersebut seperti: Syaikh Shalih Al Fauzan, Syaikh Abdul Aziz Aku Syaikh (mufti Saudi saat ini), Syaikh Sa’ad Asysyatsriy, Syaikh Abdurrazzaq Badr, Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi, Syaikh Abdullah Jarbu’, Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad yang menulis pengakuan rujuknya dari pendapatnya yang lama, Syaikh Ahmad Al Hazimi -fakkallahu asrah-, Syaikh Aiman Al Anqari, Syaikh Badr Al Utaibi, Syaikh Shalih Suwayyih penulis Al Furuq, Syaikh Abul Ula Rasyid penulis Dhawabith Takfir Muayyan dan banyak lagi.Oleh : Ustadz Jafar Shalih وفقه اللهTanggal : 9 Juli 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02YYLpukfRaRDNU6wiRHHRNLGwvftkLwVjJ8Ctw4aHv4puokQDwsSdxgpeSoWycminl&id=100010660082711&mibextid=Nif5oz

Sekali lagi tentang Sulthan Umairi! Kenapa banyak pendaku salafi dai dan suporternya selalu gagap dan gagal paham persoalan tauhid. Sampai-sampai mereka bersandar kpd orang-orang baru yg gak jelas juntrungannya. Ingat dulu bagaimana terpananya mereka dgn tulisan Sulthan ini. Buku Isykaliyat digadang-gadang paling ilmiyah dlm membahas soal takfir. Belakangan ternyata Isykaliyat kena tahzir Lajnah Daimah suara … Lanjutkan membaca Sekali lagi tentang Sulthan Umairi! Kenapa banyak pendaku salafi dai dan suporternya selalu gagap dan gagal paham persoalan tauhid. Sampai-sampai mereka bersandar kpd orang-orang baru yg gak jelas juntrungannya. Ingat dulu bagaimana terpananya mereka dgn tulisan Sulthan ini. Buku Isykaliyat digadang-gadang paling ilmiyah dlm membahas soal takfir. Belakangan ternyata Isykaliyat kena tahzir Lajnah Daimah suara pendaku pun seketika senyap. Lalu muncul syarah terhadap kitab Tauhid. Lagi-lagi buku ini kena tahzir dan para pendaku tidak kunjung mengakui kesalahan mereka. Dibawah ini rekaman Syaikh Abdullah Saad yg mengatakan Sulthan bukan mensyarah melainkan membantah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Beliau juga mengatakan: Sulthan gak paham Tauhid!! Dulu ada Usman bin Manshur yg mensyarah kitab Tauhid, ada Daud bin Jirjis, Sulaiman bin Abdul Wahhab, Ibnu Fairuz. Sekarang ada Ali Halabi, Ibrahim Ruhaili, Abdul Aziz Rayyis, dan Sulthan Al Umairi ini yang sengaja atau tidak membuat pengkaburan terhadap dakwah tajdid yg diusung Imam Dakwah Muhammad bin Abdul Wahhab dan para imam-imam dakwah Najd. Tapi berkat pertolongan Allah kemudian jerih payah para ulama dan duat yg menjelaskan hakikat persoalan ini upaya para perusak perlahan meleleh dan banyak dai dan pemuda yang sebelumnya keliru mulai tercerahkan. Para ulama tersebut seperti: Syaikh Shalih Al Fauzan, Syaikh Abdul Aziz Aku Syaikh (mufti Saudi saat ini), Syaikh Sa’ad Asysyatsriy, Syaikh Abdurrazzaq Badr, Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi, Syaikh Abdullah Jarbu’, Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad yang menulis pengakuan rujuknya dari pendapatnya yang lama, Syaikh Ahmad Al Hazimi -fakkallahu asrah-, Syaikh Aiman Al Anqari, Syaikh Badr Al Utaibi, Syaikh Shalih Suwayyih penulis Al Furuq, Syaikh Abul Ula Rasyid penulis Dhawabith Takfir Muayyan dan banyak lagi.Oleh : Ustadz Jafar Shalih وفقه اللهTanggal : 9 Juli 2023Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02YYLpukfRaRDNU6wiRHHRNLGwvftkLwVjJ8Ctw4aHv4puokQDwsSdxgpeSoWycminl&id=100010660082711&mibextid=Nif5oz

السؤال :- أحسن الله إليكم صاحب الفضيلة وهذا سائل يقول: متى يعذر الجاهل بجهله في مسائل العقيدة؟Pertanyaan : Kapankah orang jahil diberi udzur karena jahilnya dalam permasalahan aqidah?الجواب :- إذا كان ليس عنده أحد يعلمه، ما يجد من يعلمه ولا من يسأله، فيعذر إلى أن يجد من يعلمه ويرشده، وهل مسائل العقيدة اليوم خفية؟! وهي تذاع وتنشر في وسائل الإعلام في المشارق والمغارب ويسمعها القاصي والداني؛ الله جل وعلى من حكمته أوجد هذه الأشياء لإبلاغ هذا الدين، لما كان هذا الدين عاما للبشرية أوجد ما يبلغه في الأول بالجهاد في سبيل الله ، ولما تعطل الجهاد جاءت وسائل الإعلام، هذه المخترعة تبلغ القاصي والداني في مشرق الأرض ومغربها ، الحمد لله ، فلا عذر لأحد الآن.Jawab : Apabila tak ada seorangpun di dekatnya yang mengajarkannya. Tidak ada yang mengajarkannya dan tidak ada tempat bertanya. Maka diberi udzur sampai ada orang yang mengajari dan membimbingnya. Apakah masalah aqidah pada hari ini adalah masalah yang samar? Dan ia tersebar melalui media informasi di timur dan barat serta didengar oleh yang jauh dan dekat. Ketika agama ini awam bagi manusia membuat yang menyampaikannya pada awalnya dengan jihad fisabilillah. Ketika jihad sudah vakum maka media informasi muncul. Alhamdulillah, inovasi ini sudah sampai kepada yang jauh dan dekat di timur dan barat bumi. Maka sudah tidak ada udzur kepada seorangpun di zaman sekarang. مصدر : http://www.alfawzan.af.org.sa/node/9469.

السؤال :- أحسن الله إليكم صاحب الفضيلة وهذا سائل يقول: متى يعذر الجاهل بجهله في مسائل العقيدة؟Pertanyaan : Kapankah orang jahil diberi udzur karena jahilnya dalam permasalahan aqidah?الجواب :- إذا كان ليس عنده أحد يعلمه، ما يجد من يعلمه ولا من يسأله، فيعذر إلى أن يجد من يعلمه ويرشده، وهل مسائل العقيدة اليوم خفية؟! وهي … Lanjutkan membaca السؤال :- أحسن الله إليكم صاحب الفضيلة وهذا سائل يقول: متى يعذر الجاهل بجهله في مسائل العقيدة؟Pertanyaan : Kapankah orang jahil diberi udzur karena jahilnya dalam permasalahan aqidah?الجواب :- إذا كان ليس عنده أحد يعلمه، ما يجد من يعلمه ولا من يسأله، فيعذر إلى أن يجد من يعلمه ويرشده، وهل مسائل العقيدة اليوم خفية؟! وهي تذاع وتنشر في وسائل الإعلام في المشارق والمغارب ويسمعها القاصي والداني؛ الله جل وعلى من حكمته أوجد هذه الأشياء لإبلاغ هذا الدين، لما كان هذا الدين عاما للبشرية أوجد ما يبلغه في الأول بالجهاد في سبيل الله ، ولما تعطل الجهاد جاءت وسائل الإعلام، هذه المخترعة تبلغ القاصي والداني في مشرق الأرض ومغربها ، الحمد لله ، فلا عذر لأحد الآن.Jawab : Apabila tak ada seorangpun di dekatnya yang mengajarkannya. Tidak ada yang mengajarkannya dan tidak ada tempat bertanya. Maka diberi udzur sampai ada orang yang mengajari dan membimbingnya. Apakah masalah aqidah pada hari ini adalah masalah yang samar? Dan ia tersebar melalui media informasi di timur dan barat serta didengar oleh yang jauh dan dekat. Ketika agama ini awam bagi manusia membuat yang menyampaikannya pada awalnya dengan jihad fisabilillah. Ketika jihad sudah vakum maka media informasi muncul. Alhamdulillah, inovasi ini sudah sampai kepada yang jauh dan dekat di timur dan barat bumi. Maka sudah tidak ada udzur kepada seorangpun di zaman sekarang. مصدر : http://www.alfawzan.af.org.sa/node/9469.

Mari kuceritakan sedikit yang aku tahu tentang islamophobiaBagi seorang muslim yang tinggal di Barat tak lama pasca 9/11 tentu sedikit tahu tentang Islamophobia.- Fase 0: Bagaimana bisa muncul?Harus ada event luar biasa.Luluh-lantahnya WTC dan pelakunya beridentitas Islam bisa dikatakan lebih dari cukup.- Fase 1: Sikap tak enak dari masyarakat sekitarSengaja atau tidak, konspirasi atau alami, tapi kejadian2 berikut ini nyata.Ketika Anda adalah wanita berjilbab syar’i, sedang menunggu bus, maka sang supir tidak mau berhenti untuk mengangkut Anda.Ketika Anda berbicara dengan Bahasa Arab dalam pesawat, Anda mungkin bisa kena pasal “terduga teroris” dan penyebab ketidaknyamanan penumpang.Ketika memakai sebuah atribut Islam, terkadang ada yang teriak dari jauh “F**K you, Terrorist!”- Fase 2: Alergi dengan agama sendiriYang pakai jilbab syar’i, terbesit untuk mengganti dengan warna cerah dan model yang lebih trendi (kalo bisa Chanel atau LV).Yang berjenggot, maka sudah mulai mencukurnya. Jika tidak sampai habis, maka dimodel sedemikian rupa, agar tak terkesan Islami.Nama “Muhammad” mulai berganti “Mo” atau “Hamdi”. Intensitas ke masjid pun berkurang.- Fase 3: Intimidasi tak langsungMasjid kini “diawasi” agar manusia tidak “going to masjid regularly”.Wajib memasang CCTV.Berita-berita tentang “kurangnya rasa aman” mulai marak.”Undang-undang anti-terrorisme” mulai digalakkan.- Fase 4: Silakan ber-Islam, tapi…Tidak, tidak.Islam tidak akan dilarang. Jenggot, cingkrang, maupun jilbab tak akan dilarang.Niqab? Ada perdebatan atas pelarangannya.Pembicaraan fikih yang terkait ritualpun tak akan dilarang.Silakan berbicara fikih shalat, fikih adab, tajwid. Silakan.Silaturahim, puasa, nikah. Silakan.Tapi masalah tauhid dan berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya… yaa pinter2 deh merangkai kata-kata.Khilafah? Jangan bermimpi.Amar ma’ruf nahi munkar? No.. no.. no…Kemuliaan islam? Jangan harap.Membahas Nashara dan Yahudi.. wuih.. Jihad?? Hahahaha… Arahnya adalah, silakan Anda beragama. Silakan melakukan ritual2 Islam, penampilan2nya…Tapi tentang masyarakat Islami, usaha menjayakan Islam, beserta perealisasian tauhid, mohon ditanggalkan di mesjid.PS:Ini salah satu kisah nyata tentang seorang penceramah yang diperiksa oleh aparat:https://www.theglobeandmail.com/report-on-business/muslim-leader-investigated-for-slurs/article4091261/Semua berawal karena sang Imam mengutip hadits yang diriwayatkan Bukhari/Muslim:”Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.”Kok saya tahu?Jelas, karena saya ada disitu.Mudah2an ada pelajaran yang bisa diambil.Ust Fadil MulyonoDinukil dari akun facebook bernama : Ngaji Tauhid Tanggal : 19 Juli 2019Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02DnpyWMNb2yQ6kee8TYQ68xbUYZAVXoKdDt66say1NR4LDBuuWdkwmmdfL8r4Nx1fl&id=632789476779845&mibextid=Nif5oz

Mari kuceritakan sedikit yang aku tahu tentang islamophobiaBagi seorang muslim yang tinggal di Barat tak lama pasca 9/11 tentu sedikit tahu tentang Islamophobia.- Fase 0: Bagaimana bisa muncul?Harus ada event luar biasa.Luluh-lantahnya WTC dan pelakunya beridentitas Islam bisa dikatakan lebih dari cukup.- Fase 1: Sikap tak enak dari masyarakat sekitarSengaja atau tidak, konspirasi atau alami, … Lanjutkan membaca Mari kuceritakan sedikit yang aku tahu tentang islamophobiaBagi seorang muslim yang tinggal di Barat tak lama pasca 9/11 tentu sedikit tahu tentang Islamophobia.- Fase 0: Bagaimana bisa muncul?Harus ada event luar biasa.Luluh-lantahnya WTC dan pelakunya beridentitas Islam bisa dikatakan lebih dari cukup.- Fase 1: Sikap tak enak dari masyarakat sekitarSengaja atau tidak, konspirasi atau alami, tapi kejadian2 berikut ini nyata.Ketika Anda adalah wanita berjilbab syar’i, sedang menunggu bus, maka sang supir tidak mau berhenti untuk mengangkut Anda.Ketika Anda berbicara dengan Bahasa Arab dalam pesawat, Anda mungkin bisa kena pasal “terduga teroris” dan penyebab ketidaknyamanan penumpang.Ketika memakai sebuah atribut Islam, terkadang ada yang teriak dari jauh “F**K you, Terrorist!”- Fase 2: Alergi dengan agama sendiriYang pakai jilbab syar’i, terbesit untuk mengganti dengan warna cerah dan model yang lebih trendi (kalo bisa Chanel atau LV).Yang berjenggot, maka sudah mulai mencukurnya. Jika tidak sampai habis, maka dimodel sedemikian rupa, agar tak terkesan Islami.Nama “Muhammad” mulai berganti “Mo” atau “Hamdi”. Intensitas ke masjid pun berkurang.- Fase 3: Intimidasi tak langsungMasjid kini “diawasi” agar manusia tidak “going to masjid regularly”.Wajib memasang CCTV.Berita-berita tentang “kurangnya rasa aman” mulai marak.”Undang-undang anti-terrorisme” mulai digalakkan.- Fase 4: Silakan ber-Islam, tapi…Tidak, tidak.Islam tidak akan dilarang. Jenggot, cingkrang, maupun jilbab tak akan dilarang.Niqab? Ada perdebatan atas pelarangannya.Pembicaraan fikih yang terkait ritualpun tak akan dilarang.Silakan berbicara fikih shalat, fikih adab, tajwid. Silakan.Silaturahim, puasa, nikah. Silakan.Tapi masalah tauhid dan berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya… yaa pinter2 deh merangkai kata-kata.Khilafah? Jangan bermimpi.Amar ma’ruf nahi munkar? No.. no.. no…Kemuliaan islam? Jangan harap.Membahas Nashara dan Yahudi.. wuih.. Jihad?? Hahahaha… Arahnya adalah, silakan Anda beragama. Silakan melakukan ritual2 Islam, penampilan2nya…Tapi tentang masyarakat Islami, usaha menjayakan Islam, beserta perealisasian tauhid, mohon ditanggalkan di mesjid.PS:Ini salah satu kisah nyata tentang seorang penceramah yang diperiksa oleh aparat:https://www.theglobeandmail.com/report-on-business/muslim-leader-investigated-for-slurs/article4091261/Semua berawal karena sang Imam mengutip hadits yang diriwayatkan Bukhari/Muslim:”Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.”Kok saya tahu?Jelas, karena saya ada disitu.Mudah2an ada pelajaran yang bisa diambil.Ust Fadil MulyonoDinukil dari akun facebook bernama : Ngaji Tauhid Tanggal : 19 Juli 2019Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02DnpyWMNb2yQ6kee8TYQ68xbUYZAVXoKdDt66say1NR4LDBuuWdkwmmdfL8r4Nx1fl&id=632789476779845&mibextid=Nif5oz

apakah anda termasuk orang yang tidak senang jika islam jaya dan berkembang di negeri ini?dahulu di zaman Nabi ada orang-orang munafik mereka shalat, puasa bahkan jihad bersama manusia terbaik yaitu Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam.tapi sia-sia lah amalan mereka ucapan laa ilaaha illallahu, shalat mereka, puasa, bahkan jihad mereka bersama Nabi.Allah berfirman: _mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya_(al-fath:11)itulah ciri-ciri mereka orang2 munafik mengucapkan laa ilaaha ilallahu dengan lisan mereka tapi tapi batin mereka mengingkarinya.kata syaikh fauzan dalam kitab tauhid menyebutkan bahwa orang-orang munafik senantiasa muncul di setiap zaman, mereka memiliki makar terhadap ummat islam.begitupun orang-orang munafik di hari ini di negeri ini, mereka benci ketika islam muncul dan berkembang di negeri ini, orang-orang ingin saudara mereka dari orang2 kafir dan komunis memimpin negeri ini. semoga Allah hancurkan makar2 musuh2 islam.syaikh abdul aziz ar rojihi mengatakn dalam kitabnya:termasuk pembatal tauhid/keislaman seseorang adalah benci jika islam dan kaum muslimin itu muncul, tinggi dan di tolong. jika ada dalam diri seorang muslim sifat – sifat ini maka di adalah seorang munafik dan calon penghuni neraka yang paling dalam walaupun dia mengucapkan laa ilaaha illallahu, mengerjakan shalat, puasa dan bersedekah, karena orang-orang munafik di zaman Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam melakukan ibadah – ibadah tersebut, tetapi mereka tidak termasuk orang islam sedikitpun ketika ada di dalam hati-hati mereka penyakit-penyakit kemunafikan dan keraguan dalam islam.(syaikh abdul aziz ar rojihi, fushuulun fii bayaani syirkil akbar:16-17).semoga Allah tinggikan islam dan kaum muslimiin, dan semoga Allah hancurkan makar musuh-musuh islam dan kaum muslimiin.Yaa Allah berikanlah kami pemimpin yang membela islam dan kaum muslimiin dan hancurkanlah Yaa Allah pemimpin-pemimpin yang ingin merusak islam dan kaum muslimin.Dinukil dari akun facebook bernama : Ngaji Tauhid Tanggal : 13 April 2019Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02D6y2DcXx1umz5KeiWVdt6FfyLpe3TiADz4WpMJbLBZ6BMCFuPDETF7crjdTLBAWGl&id=632789476779845&mibextid=Nif5oz

apakah anda termasuk orang yang tidak senang jika islam jaya dan berkembang di negeri ini?dahulu di zaman Nabi ada orang-orang munafik mereka shalat, puasa bahkan jihad bersama manusia terbaik yaitu Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wasallam.tapi sia-sia lah amalan mereka ucapan laa ilaaha illallahu, shalat mereka, puasa, bahkan jihad mereka bersama Nabi.Allah berfirman: _mereka mengucapkan dengan lidahnya … Lanjutkan membaca apakah anda termasuk orang yang tidak senang jika islam jaya dan berkembang di negeri ini?dahulu di zaman Nabi ada orang-orang munafik mereka shalat, puasa bahkan jihad bersama manusia terbaik yaitu Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam.tapi sia-sia lah amalan mereka ucapan laa ilaaha illallahu, shalat mereka, puasa, bahkan jihad mereka bersama Nabi.Allah berfirman: _mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya_(al-fath:11)itulah ciri-ciri mereka orang2 munafik mengucapkan laa ilaaha ilallahu dengan lisan mereka tapi tapi batin mereka mengingkarinya.kata syaikh fauzan dalam kitab tauhid menyebutkan bahwa orang-orang munafik senantiasa muncul di setiap zaman, mereka memiliki makar terhadap ummat islam.begitupun orang-orang munafik di hari ini di negeri ini, mereka benci ketika islam muncul dan berkembang di negeri ini, orang-orang ingin saudara mereka dari orang2 kafir dan komunis memimpin negeri ini. semoga Allah hancurkan makar2 musuh2 islam.syaikh abdul aziz ar rojihi mengatakn dalam kitabnya:termasuk pembatal tauhid/keislaman seseorang adalah benci jika islam dan kaum muslimin itu muncul, tinggi dan di tolong. jika ada dalam diri seorang muslim sifat – sifat ini maka di adalah seorang munafik dan calon penghuni neraka yang paling dalam walaupun dia mengucapkan laa ilaaha illallahu, mengerjakan shalat, puasa dan bersedekah, karena orang-orang munafik di zaman Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam melakukan ibadah – ibadah tersebut, tetapi mereka tidak termasuk orang islam sedikitpun ketika ada di dalam hati-hati mereka penyakit-penyakit kemunafikan dan keraguan dalam islam.(syaikh abdul aziz ar rojihi, fushuulun fii bayaani syirkil akbar:16-17).semoga Allah tinggikan islam dan kaum muslimiin, dan semoga Allah hancurkan makar musuh-musuh islam dan kaum muslimiin.Yaa Allah berikanlah kami pemimpin yang membela islam dan kaum muslimiin dan hancurkanlah Yaa Allah pemimpin-pemimpin yang ingin merusak islam dan kaum muslimin.Dinukil dari akun facebook bernama : Ngaji Tauhid Tanggal : 13 April 2019Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid02D6y2DcXx1umz5KeiWVdt6FfyLpe3TiADz4WpMJbLBZ6BMCFuPDETF7crjdTLBAWGl&id=632789476779845&mibextid=Nif5oz

Dinukil dari halaman facebook bernama : Ngaji Tauhid Tanggal : 15 Maret 2019Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0pCyKKAxV3W9Nzn37T2XzoKF5REB8NRbLZ86bJRS31RRR24tGj25nYmGyVPnKprn5l&id=632789476779845&mibextid=Nif5oz

Dinukil dari halaman facebook bernama : Ngaji Tauhid Tanggal : 15 Maret 2019Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0pCyKKAxV3W9Nzn37T2XzoKF5REB8NRbLZ86bJRS31RRR24tGj25nYmGyVPnKprn5l&id=632789476779845&mibextid=Nif5oz

المعنى الحقيقي للتوحيد • الشيخ صالح بن فوزان بن عبد الله الفوزان وفقه اللهMakna Tauhid yang benar • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan وفقه اللهThe true meaning of Tawheed • Ash-Shaykh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan وفقه الله

المعنى الحقيقي للتوحيد • الشيخ صالح بن فوزان بن عبد الله الفوزان وفقه اللهMakna Tauhid yang benar • Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan وفقه اللهThe true meaning of Tawheed • Ash-Shaykh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan وفقه الله