Lanjut ke konten

Millah Anbiya | لا اله الا الله

  • الحق | kebenaran
  • Beranda | الصفحة الرئيسية
1 Maret 2024 أبو مريم الجاوي

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/8839

⛵️ https://t.me/majaalisalkhidhir/883

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Suka Memuat...
avatar Tidak diketahui

Diterbitkan oleh أبو مريم الجاوي

لا اله الا الله Lihat semua pos milik أبو مريم الجاوي

Navigasi pos

‏عندما أقذفهم بالحق و بالحجة الدامغة يلجأون لاتهامي بأني منتحل شخصية  و أنا اقول لهم من ينتحل شخصية رجل ما لا يكتب اسمه بشكل رباعي و علني لأنه يُكتشف فوراً خصوصاً أن أسرة الباز موجودة في الرياض و الطائف و الكويت و العراق و أماكن أخرى .اسألوا أسرتي فهم موجودون في كل مكان إن كان هذا يهمكم.والنسب لا يقدم و لا يؤخر عند رب العالمين.بواسطة: الشيخ صالح بن عبد الله بن عبد العزيز بن باز حفظه اللهتاريخ : ٢٣ رجب ١٤٤٥ هجرية  مصدر : https://twitter.com/Saleh5150385482/status/1753763255128908093?t=PJq4ZDh9BUhD0Vfgo1Ckaw&s=19===‌‎كنت في البداية أشك في كونك حفيد الإمام ابن باز، وولكن بعد تتبعي وبعد اعتراف الخصوم تأكدت ذلك، بارك الله في علومك وجهودك يا شيخبواسطة: الأستاذ انصاري تسليم وفقه اللهتاريخ : ٢٤ رجب ١٤٤٥ هجريةمصدر : https://twitter.com/penel1t1/status/1754441166840541207?t=Z3fAi2WTrlFtvHEMbfA5rQ&s=19
Salah satu prinsip beramal bagi seorang mukmin ialah takut, khawatir amalannya tidak diterima sedikitpun walau seumur hidupnya dihabiskan untuk beribadah dan melakukan kebajikan, serta diringi harap agar amalannya tersebut diterima. Karena takut dan harap bagi seorang mukmin bagaikan dua sayap seekor burung, dimana satu sayap itu cacat, maka sang burung tidak akan dapat terbang ke angkasa.Apabila ada yang terlalu “percaya diri” yakin amalannya diterima, maka ini adalah kekeliruan yang wajib diluruskan. Apabila ia malah mengajarkan agar merasa yakin amalannya bakal diterima maka orang ini harus dibantah agar kebodohannya tidak menjalar kepada kaum muslimin yang lainnya.Perhatikanlah pengajaran dari Al-Qur’an, وَالَّذِيْنَ يُؤْتُوْنَ مَا آَتَوْا وَقُلُوْبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُوْنَ   َ”Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka.” (QS. Al-Mu’minun : 60)’Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika mendengar ayat ini segera bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengapa mereka setelah beramal namun hati mereka dipenuhi ketakutan. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab: لاَ يَا بِنْتَ الصِّدِّيْقِ، وَلَكِنَّهُمُ الَّذِيْنَ يَصُوْمُوْنَ وَيُصَلُّوْنَ وَيَتَصَدَّقُوْنَ وَهُمْ يَخَافُوْنَ أَنْ لاَ يُقْبَلَ مِنْهُمْ ، أُولَئِكَ الَّذِيْنَ يُسَارِعُوْنَ فِي الْخَيْرَاتِ. “Tidak wahai puteri (Abu Bakar) Ash-Shiddiq, tapi mereka adalah orang-orang yang berpuasa, menegakkan shalat, bersedekah, dan mereka merasa khawatir amalan-amalan itu tidak diterima. Mereka itu adalah orang-orang yang bersegera dalam kebaikan.” [HR. At-Tirmidzi no. 3175]Abu Darda radhyallahu ‘Anhu berkata sebagaimana banyak dinukil oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka : لإن أستيقن أن الله تقبل مني صلاةً واحدةً أحب إليّ من الدنيا وما فيها إن الله يقول: إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِين “Seandainya aku mengetahui satu saja dari shalatku diterima Allah Ta’ala, maka hal itu lebih baik bagi diriku daripada dunia dan seisinya. Karena Allah berfirman : “Sesungguhnya Allah hanya menerima (amalan) orang-orang yang bertaqwa”. Berkata Ibnu ‘Aun bin ‘Abdillah : لا تثق بكثرة العمل فإنك لا تدري أيقبل منك أم لا ولا تأمن ذنوبك فإنك لا تدري أكفرت عنك أم لا إن عملك مغيب عنك كله “Janganlah anda yakin dengan banyaknya amal yang anda lakukan. Karena sesungguhnya anda tidak mengetahui apakah amalan anda tersebut diterima atau tidak, dan janganlah engkau merasa aman dari dosa-dosa karena sesungguhnya anda tidak mengetahui apakah dosa-dosa anda dimaafkan atau tidak, sesungguhnya amalan anda tidak nampak semuanya” [Jami’ul ‘ulum wal hikam hal 204 Cet. Daru ‘Ibadirrahman 1434 H] Anda siapa ? Lebih hebat dari para sahabat, merasa lebih dari para salaf sehingga merasa yakin amal diterima ? Merasa hebat karena beribadah di 10 hari terakhir Ramadhan setiap malam ? Merasa hebat banyak mengkhatamkan Al-Qur’an ? Ittaqilah !Dinukil dari : Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin وفقه اللهTanggal : 17 Juni 2017 Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=308125912974727&id=100013319622062&mibextid=Nif5oz
Blog di WordPress.com. Tema: Ixion oleh Automattic.
Privasi & Cookie: Situs ini menggunakan cookie. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini, Anda setuju dengan penggunaan mereka.
Untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk cara mengontrol cookie, lihat di sini: Kebijakan Cookie
  • Reblog
  • Berlangganan Langganan
    • Millah Anbiya | لا اله الا الله
    • Sudah punya akun WordPress.com? Login sekarang.
    • Millah Anbiya | لا اله الا الله
    • Berlangganan Langganan
    • Daftar
    • Masuk
    • Salin shortlink
    • Laporkan isi ini
    • Lihat pos di Pembaca
    • Kelola langganan
    • Ciutkan bilah ini
 

Memuat Komentar...
 

    %d
      Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
      Mulai